Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.(Foto: Ist./ detikcom).

Ratusan Pengungsi Akibat Konflik di Puncak Papua Tengah, Sulit Kembali Pulang

5 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Yorrys Raweyai mengungkap kondisi ratusan pengungsi di kawasan Puncak, Papua Tengah akibat konflik usai lawatannya ke tiga distrik wilayah tersebut pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Keamanan Papua ini mengungkapkan, ratusan pengungsi itu kini kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian. Umumnya, para pengungsi berasal dari Distrik Yugumuak, Oneri, Agandugume, dan Lambewi.

“Mereka kehilangan mata pencaharian, kesempatan untuk bertani dan berkebun, serta anak-anak mereka kesulitan untuk mengakses pendidikan yang layak akibat daerah tempat tinggal mereka yang sedang dilanda konflik,” kata Yorrys dalam keterangannya, Selasa, 4 Agustus 2026 dilansir cnnindonesia.com.

Saat ini, katanya, para pengungsi juga sulit kembali pulang ke tempat tinggal mereka karena situasi yang belum mereda.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Di sisi lain, jumlah pasukan non-organik terus bertambah, dan membuat masyarakat mengalami trauma keamanan berkepanjangan.

Yorrys mengatakan Pansus DPD akan menghimpun fakta di lapangan untuk menjadi bahan merumuskan kinerja Pansus setelah masa reses.

Serahkan Bantuan

Dalam kunjungan tersebut, Yorrys turut menyerahkan bantuan uang tunai dan paket sembako kepada masyarakat di lokasi pengungsian. Dia memastikan Pansus akan menindaklanjuti aspirasi para pengungsi yang terdampak konflik.

“Kami tidak hanya melihat persoalan dari aspek keamanan, tetapi juga menempatkan perlindungan masyarakat sipil, pemenuhan hak-hak dasar, serta pemulihan kehidupan sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian konflik Papua,” tambahnya.

Menurut dia, Pansus DPD RI akan terus mendorong rekomendasi yang mampu menjawab akar persoalan konflik.

Yorrys menilai negara harus hadir memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan kepastian untuk hidup dengan aman, memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kesempatan membangun kembali kehidupan mereka,” katanya. (*)

Berita Lain

Data tidak ditemukan

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS