JAKARTA, HMStimes – Pengamat politik Rocky Gerung hadir di Istana, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) pada hari ini, Senin, 27 April 2026.
Ia datang mengenakan batik dan mengatakan hadir untuk Jumhur Hidayat yang ia sebut sebagai kerabatnya.
“Gue ke sini pakai batik ya, resepsi lah. Ini ponakan gue (Jumhur Hidayat),” katanya di Istana, dilansir Kompas.com.
Rocky pun terlihat bercengkrama dengan Jumhur sebelum proses pelantikan dimulai. Selain itu, juga sempat berbincang dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Rocky menyebut dirinya dan Teddy menjadwalkan pertemuan informal untuk makan makanan khas Manado.
“Pak Teddy Manado, saya Manado juga, jadi dia manggil saya Oom. Ya janjian mau makan Manado,” ucapnya,
namun tidak membeberkan kapan pertemuan informal itu dijadwalkan. “Pokoknya ada,” ucapnya.
Enam Dilantik
Presiden Prabowo Subianto melantik Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup (LH) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2025).
Jumhur menekankan pentingnya transformasi kesadaran lingkungan dari sekadar aturan menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo. Disadari bahwa tantangan besar sudah menanti di depan mata, terutama terkait pengelolaan limbah yang berstandar internasional.
Pada saat itu selain melantik dan mengambil sumpah jabatan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan reshuffle anggota kabinet yang lain. Jadi total ada enam pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta saat itu.
Berikut daftar lengkap enam pejabat baru yang dilantik presiden:
- Jumhur Hidayat menjadi Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH);
- Hanif Faisol Nurofiq, menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan;
- Dudung Abdurachman, menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP);
- Muhammad Qodari, menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom);
- Hasan Nasbi, menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi;
- Abdul Kadir Karding menjadi Kepala Badan Karantina Indonesia. (*)



