BATAM, HMStimes – Setelah sempat terhenti akibat keterlambatan pencairan anggaran operasional, puluhan dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam kini kembali beroperasi.
Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya menghentikan layanan sementara telah menerima tambahan dana operasional dan mulai kembali menyalurkan makanan kepada kelompok penerima manfaat.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Batam, Defri Frenaldi, mengatakan pencairan dana dilakukan pada pertengahan pekan ini sehingga operasional dapur dapat berjalan kembali secara normal.
“Alhamdulillah sudah. Semua anggaran sudah di-top up dan dapur yang kemarin sempat berhenti seluruhnya sudah operasional kembali,” kata Defri, Jumat (19/6/2026).
Defri menjelaskan, sebagian besar dana operasional masuk ke rekening virtual account masing-masing dapur pada, Senin (15/6/2026) lalu. Dengan pencairan tersebut, seluruh SPPG yang sebelumnya berhenti kini kembali menjalankan layanan.
Sebelumnya, penghentian operasional sementara terjadi karena sejumlah dapur belum menerima pencairan dana untuk kebutuhan kegiatan harian. Kondisi itu sempat memengaruhi keberlangsungan distribusi makanan bagi penerima manfaat Program MBG di sejumlah wilayah Batam.
Setelah operasional kembali pulih, total terdapat 139 dapur SPPG yang kini aktif menjalankan layanan MBG di Batam. Jumlah tersebut terdiri dari 86 dapur yang sejak awal tetap beroperasi dan 53 dapur yang sempat berhenti sementara.
Meski demikian, Defri mengaku belum memperoleh penjelasan rinci mengenai penyebab keterlambatan pencairan anggaran tersebut.
“Informasinya karena persoalan teknis,” tutupnya.
Hingga Juni 2026, tercatat 78 dari total 139 dapur SPPG telah mengantongi Sertifikat Layak Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pemenuhan standar operasional layanan. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu indikator kesiapan dapur dalam menjaga kualitas makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat program.



