Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Yasinta Moiwend atau lebih dikenal mama Yasinta (baju merah), tokoh masyarakat adat suku Marind-Anim, Merauke, Papua Selatan. (Foto: Ist./ tempo.co).

Tim Film ‘Pesta Babi’ Hormati Laporan Mama Yasinta ke Polisi

31 Mei 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Tim kolaborasi film ‘Pesta Babi’ merespons perubahan sikap Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta.

Tokoh masyarakat adat suku Marind-Anim, Merauke, Papua Selatan itu muncul dalam film ‘Pesta Babi’, tapi belakangan menyatakan keberatannya.

“Kami tim kolaborasi film ‘Pesta Babi’ menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua Merauke, Johnny Teddy Wakum, Sabtu, 30 Mei 2026 dilansir tempo.co.

Dikatakan, Yasinta adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk dirinya dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ‘Pesta Babi’ berlangsung.

Berita Lain

Stafsus Menag Malu Perkemahan JAI di Karanganyar Dibubarkan Paksa

Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi Dampak Pemadaman Bergilir

Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan

97 Ranjau Laut Tersebar di Selat Singapura

Perempuan paruh baya itu tercatat pernah mendapat penghargaan S.K. Trimurti Award 2025 dari Aliansi Jurnalis Independen, karena memperjuangkan hak masyarakat adat dalam mempertahankan tanah ulayatnya dari proyek food estate. 

Berupaya Hubungi

Johnny mengatakan, pihak tim kolaborasi ‘Pesta Babi’ masih berupaya menghubungi Yasinta. “Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung. Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” katanya.

Jhonny baru saja dilaporkan oleh Yasinta ke Polda Metro Jaya atas dugaan Pasal 65 juncto Pasal 67 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Laporan itu buntut munculnya sosok Yasinta dalam film ‘Pesta Babi’.

Di film itu, Yasinta selaku petani di Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan dinarasikan sebagai masyarakat Papua yang menolak proyek pangan dan energi pemerintah di daerahnya.

Film Pesta Babi menggambarkan, bagaimana masyarakat Papua yang merasa tanah, hutan, dan ruang hidup mereka perlahan diambil alih oleh proyek pemerintah atas nama pembangunan, ketahanan pangan dan energi.

Di film itu, sutradara Dhandy Laksono menyebut pemerintah tengah  membuka 2,5 juta hektare hutan untuk dialihfungsikan sebagai lahan sawit, tebu, padi dan peternakan.

Tim ini merupakan kolaborasi dari tim Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, Jubi Media, LBH Papua Merauke, Pusaka Bentala Rakyat dan Watchdog. (*)

Berita Lain

Data tidak ditemukan

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS