Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution. (Foto: Ist./ detik.com)

Tinggalkan Rapat Paripurna DPRD Tanpa Pamit, Gubernur Sumut Dapat Sorotan

28 Juli 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Sikap dan tindakan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution meninggalkan ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Utara (Sumut), Selasa, 21 Juli 2026 pekan lalu, kini manjadi sorotan publik.

Sikap kepala pemerintahan provinsi ini terkesan emosional dan arogan, sehingga sangat disayangkan berbagai eleman masyarakat.

Terkait persoalan tersebut, awak media kemudian meminta tanggapan Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony. Politisi Partai NasDem yang akrab disapa RA ini, juga sangat menyayangkan hal tersebut.

“Bagi NasDem tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan hal ini selain ‘arogan’. NasDem minta sikap seperti ini dihentikan. Ini merupakan sikap NasDem. Jika fraksi lain memilih diam atau perpandangan lain, tentu kita hormati,” tuturnya, Senin, 27 Juli 2026 dilansir nasionalnews.id.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Diinformasikan, berbagai elemen masyarakat sangat menyayangkan sikap Bobby yang ‘tanpa pamit’ meninggalkan ruang rapat dewan. Meski, pada momen tersebut sidang paripurna masih berlangsung di DPRD Sumut.

Rapat Lancar

Saat itu, mekanisme Rapat Paripurna bahas Laporan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (LPJ APBD) 2025 berjalan lancar sebagaimana mestinya. Hanya tinggal memasuki sesi terakhir, yaitu penandatanganan keputusan bersama. Namun ada salah seorang anggota dewan yang mempertanyakan kuorum, sesaat sebelum Ketua DPRD Sumut mengambil keputusan.

Tentunya, semua pihak diberi hak untuk bicara dan tinggal menunggu semua hal yang ditanyakan anggota sebelum dijawab pimpinan dewan. Namun alih-alih bersabar, Bobby malah keluar ruangan yang kemudian diikuti oleh semua Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) atas perintahnya.

Menurut Ricky Anthony, semestinya, tak ada alasan bagi gubernur untuk ‘ngambek’ dan meninggalkan ruangan, gara-gara ada interupsi dari anggota ke pimpinan dewan. “Sama sekali tidak ada menyinggung gubernur,” tegasnya.

Oleh sebab itu sikap Bobby walkout saat sudah memasuki akhir tahapan, justru membuat rapat paripurna tidak bisa dilanjutkan. Karena, semestinya gubernur tatap berada di sana untuk melakukan penandatanganan bersama. (*)

Berita Lain

Rapat paripurna DPRD tentang Ranperda APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027. (Foto: Humas DPRD).

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

8 Oktober 2026
Rapat paripurna penyampaian KUPA dan PPAS APBD tahun anggaran 2026 di kantor DPRD Lingga. (Foto: HMS./ Paino).

Paripurna Penyampaian/Pengantar KUPA dan PPAS APBD Perubahan Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2026

26 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS