Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
KM Melina yang digunakan untuk mengangkut batu granit curian di perairan Karimun, Kepulauan Riau (Dok: Koarmada 1)

TNI AL Ungkap Pencurian Granit di Perairan Karimun

6 April 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Batam, HMS Times – Aktivitas pencurian sumber daya alam di jalur laut perbatasan kembali terungkap. TNI Angkatan Laut meningkatkan kewaspadaan patroli setelah menemukan praktik pencurian batu granit yang dilakukan secara diam-diam di perairan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Pengungkapan ini bermula dari patroli Operasi Cakra Wira-26 yang melibatkan unsur KRI Alamang-644 di bawah kendali Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I. Dalam operasi tersebut, aparat mendeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar kapal pengangkut granit yang tengah berlayar dari Tanjung Balai Karimun menuju Singapura.

Komandan KRI Alamang-644, Letnan Kolonel Laut (P) Rudi Sulistiyanto menjelaskan, informasi awal diterima melalui komunikasi radio pada, Kamis (2/4/2026) malam. Laporan menyebut adanya kapal kecil yang menempel di sisi tongkang pengangkut granit, yang ditarik kapal tugboat TB SOL 1006.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera bergerak ke lokasi dan melakukan identifikasi visual,” kata Letnan Kolonel Laut (P) Rudi Sulistiyanto, Minggu (5/4/2026).

Berita Lain

Pemprov Kepri Bentuk Dewan Kebudayaan, Strategi Hadapi Ancaman Globalisasi

Empat Bintara Polda Kepri Resmi Tersangka, Proses Pidana Berjalan

20 April 2026, Kualitas Udara Batam Paling Bersih di Indonesia

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

Ia menjelaskan, dalam jarak dekat, petugas menemukan kapal kecil yang diduga tengah memindahkan muatan secara ilegal dari tongkang TK BAC 2302. Aparat kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kapal tersebut.

Hasil pemeriksaan mengungkap kapal bernama KM Melina mengangkut batu granit tanpa dokumen resmi. Selain itu, ditemukan barang bukti yang menguatkan dugaan pencurian muatan di laut.

“Kapal tersebut diawaki lima orang dan diduga telah mengambil sekitar 15 ton granit dari tongkang yang menjadi sasaran,” ujarnya.

Seluruh awak kapal beserta barang bukti kini diamankan di Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Berita Lain

Aparat kepolisian bersama polisi kehutanan melakukan patroli dan peninjauan langsung ke habitat bunga langka Rafflesia hasseltii di Anambas (Dok: Polsek Siantan)

Rafflesia Hasseltii Mekar di Anambas, Polisi dan Polhut Lakukan Pengawasan

20 April 2026
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pemprov Kepri Bentuk Dewan Kebudayaan, Strategi Hadapi Ancaman Globalisasi

20 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS