Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Uji coba penggunaan B50 pada lokomotif PT KAI. (Foto: Ist./Dok. KAI).

Uji Coba Biodiesel B50 Lokomotif KAI, Tekan 90 Persen Emisi Karbon

27 April 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Pemerintah menetapkan implementasi mandatori biodiesel B50 yang akan diberlakukan secara serentak pada seluruh sektor di Indonesia mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan kedaulatan energi nasional, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.

Sebagai bagian dari sistem transportasi nasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan langkah untuk memastikan kesiapan sarana dan operasional, khususnya pada lokomotif berbasis diesel, dengan tetap menjaga kualitas layanan dan keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa implementasi B50 merupakan kelanjutan dari pemanfaatan biodiesel pada tahap sebelumnya yang telah berjalan secara konsisten di sektor perkeretaapian.

“KAI terus melanjutkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan melalui biodiesel. Dalam setiap tahapannya, keselamatan perjalanan dan kualitas layanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Anne dikutip cnbcindonesia.com.

Berita Lain

Toba Pulp PHK Karyawan Usai Izin Dicabut Terkait Banjir Sumatra

Raja Jalan Tol Trans Sumatra Raih Laba Bersih Rp464 miliar

Presiden Bahas Percepatan Pembangunan 13 Lokasi Program Hilirisasi

Tertipu Isi Buku ‘Gibran End Game’, Rismon Dilaporkan ke Polda Metro

Pada tahun 2025, penggunaan biodiesel B40 pada layanan Kereta Api Jarak Jauh mencatat total emisi karbon sebesar 127.315.192 kg CO₂e atau sekitar 127,3 ribu ton dari 47,4 juta pelanggan. Memasuki tahun 2026, tren keberlanjutan ini terus berlanjut. Hingga Triwulan I 2026, volume pelanggan Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebanyak 14.515.350 pelanggan, dengan estimasi emisi sekitar 38,9 ribu ton CO₂e yang tetap terjaga seiring konsistensi penggunaan bahan bakar berbasis biodiesel.

Kendaraan Pribadi

Dalam skala mobilitas yang sama, penggunaan kendaraan pribadi, berpotensi menghasilkan emisi yang jauh lebih tinggi. Rata-rata emisi perjalanan kendaraan pribadi dapat mencapai sekitar 36-45 kg CO₂ per penumpang untuk jarak menengah, sementara kereta api sekitar 2,7 kg CO₂ per penumpang.

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kereta api mampu menekan emisi hingga sekitar 90 persen per perjalanan.

Dengan volume pelanggan tersebut, penggunaan kereta api diperkirakan telah berkontribusi pada potensi pengurangan emisi sekitar 480 hingga 610 ribu ton CO₂e dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.

Dalam mendukung implementasi B50, KAI berkolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta LEMIGAS (Lembaga Minyak dan Gas Bumi) dalam rangkaian pengujian yang dilakukan secara bertahap.

Pengujian dilakukan mulai dari proses pencampuran bahan bakar pada pertengahan April 2026, dilanjutkan dengan pengecekan kondisi sarana, hingga pengujian penggunaan bahan bakar pada lokomotif di Depo Sidotopo, Surabaya – Jawa Timur.

Pada saat yang sama, pengujian juga dilakukan pada kereta pembangkit di Depo Kereta Yogyakarta. Rangkaian uji dimulai dari pemeriksaan awal, dilanjutkan dengan penggunaan B40 sebagai pembanding, kemudian penggunaan B50 untuk melihat kinerja sarana, hingga uji ketahanan dalam kondisi beban tinggi.

Jangka Panjang

Tahap lanjutan berupa pengujian dalam jangka waktu lebih panjang juga disiapkan, untuk memastikan performa sarana tetap terjaga dalam operasional harian. Hingga saat ini, seluruh hasil pengujian masih dalam tahap evaluasi dan terus dipantau untuk memastikan kesesuaian dalam jangka panjang.

“KAI memastikan proses percepatan implementasi ini berjalan selaras dengan kesiapan di lapangan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pengujian yang dilakukan secara bertahap, kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (*)

Berita Lain

Kereta cepat Korail KTX-Cheongryong, Guro di Korsel. (Foto: Ist./ cnbcindonesia.com).

Korsel Siap Buat Kereta Generasi Baru Tercepat Kedua di Dunia

23 Desember 2025
Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT INKA sudah dioperasikan angkut penumpang Jabodetabek. (Foto: Ist./KAI COMMUTER).

KRL Buatan INKA Mulai Diuji Coba dengan Penumpang Jabodetabek

17 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS