Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
SMP Batam
SMP Negeri 26 Batam sepi karena belum ada kegiatan belajar di kelas, 2 September 2020. Tampak beberapa kotak tempat orang tua murid menaruh tugas-tugas yang dikerjakan anaknya di rumah. (Foto: Bagus Kurniawan)

Amsakar: Kita Mau Anak Masuk Sekolah atau Masuk Rumah Sakit?

2 September 2020

Batam, 405 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta orang tua dan guru memahami alasan penundaan pelaksanaan belajar secara tatap muka di ruang kelas. Menurutnya, saat ini kembali terjadi lonjakan penularan Covid-19 di Batam, Kepulauan Riau, sehingga kegiatan belajar di sekolah belum bisa dilakukan.

Salah satu yang menjadi alasan penundaan ini ialah edaran pemerintah pusat agar pemerintah daerah mengutamakan upaya menguningkan semua zona di daerah masing-masing. Permintaan pemerintah pusat ini lebih ringan daripada edaran sebelumnya yang mewajibkan semua zona harus hijau terlebih dahulu kalau pemerintah daerah ingin mengembalikan proses belajar di ruang kelas.

“Edaran dari pusat itu kemarin hijaukan semua zona. Sekarang cukup kuningkan saja dulu. Batam masih ada [zona] yang merah dan ada juga yang merah oranye sehingga kita berkesimpulan kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan di rumah saja dahulu,” kata Amsakar kepada HMS, 29 Agustus 2020.

Amsakar mengingatkan bahwa anak-anak sekolah tidak kebal terhadap virus corona dan berpotensi menjadi “kurir” atau perantara yang dapat dengan cepat menularkan virus ini kepada orang lain. Selain itu, kata dia, sekali anak terpapar corona, proses penyembuhannya akan memakan waktu yang cukup lama karena daya tahan tubuhnya yang tidak sekuat orang dewasa.

Berita Lain

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

RSBP Batam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Dengan Mengadakan Kegiatan Benchmarking ke Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

“Sebagai contoh, salah satu rekan istri saya itu terpapar, dan setelah dicek, ternyata [tertular] dari anaknya. Sekarang ibunya sudah sehat, tetapi malah anaknya yang masih ada virus di dalam [tubuhnya]. Artinya, anak ini harus kita lindungi,” kata Amsakar.

Dia dapat memahami bahwa saat ini baik guru maupun murid sangat merindukan kegiatan belajar mengajar di kelas. Namun, dia meminta semua pihak memahami kondisi Batam yang saat ini sedang meningkat dalam jumlah kasus Covid-19.

“Saya sampaikan pada satu kesempatan, walaupun mereka [guru] mendapat surat dari orang tua bahwa anaknya sudah rindu sekolah, tapi ini kita mau anak masuk sekolah atau anak masuk rumah sakit? Nah, itu yang saya sampaikan,” kata Wakil Wali Kota Batam.

Menurut dia, anak-anak relatif sulit dikontrol ketika berada di luar rumah. “Anak ini, pas dia masuk sekolah, pertama dia pergi itu naik sesuatu, katakanlah ojek atau angkot. Setelah jam istirahat, dia akan sampai ke kantin. Mereka akan minum dengan teman-teman sepermainan, satu wadah bisa empat sampai lima orang. Nanti mereka main voli, baru mereka belajar lagi. Setelah itu, mereka pulang. Sebelum sampai di rumah, kadang singgah ke mana-mana. Bayangkan bagaimana perjalanannya itu,” kata Amsakar.

“Kalau anak-anak kita ini, misal ada nenek dia umur 60 tahun sudah taksabar lagi mau meluk cucunya sepulang sekolah, tiga hari setelah itu nenek sakit-sakit dan kemudian inna lillahi. Kita tidak mau sampai seperti itu,” katanya.

Berita Lain

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayatisaat memimpin Tim Kunker Reses Komisi X DPR mengunjungi SDN 012 Karimun di Dusun II Tulang, Kabupaten Karimun, Kepri, Kamis (24/4/2026). Foto: Jaka/Karisma

Guru Berpengalaman di Karimun Kehilangan Jejak Masa Kerja

24 April 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR MY Esti Wijayati, saat memimpin Tim Kunker Reses Komisi X DPR RI mengunjungi SDN 012 Karimun di Dusun II Tulang, Kabupaten Karimun, Kepri, Kamis (24/4/2026). Foto: Jaka/Karisma

DPR RI Soroti Minimnya Akses dan Fasilitas Pendidikan di Karimun

24 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS