Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
BP Batam
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat meninjau proses pembangunan IPAL Bengkong Sadai, Batam, Kepulauan Riau. (Foto: Fathur Rohim)

Limbah Air Rumah Tangga akan Diubah Menjadi Pupuk

30 Januari 2021

Batam, 280 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Setelah tiga tahun berselang sejak proses pembangunannya, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bengkong Sadai, Batam, Kepulauan Riau yang dibangun dengan bekerjasama dengan perusahaan asal Korea Selatan, akan mulai beroperasi guna menampung limbah ribuan rumah tangga.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengatakan, terdapat empat kawasan yang akan dilayani IPAL Bengkong Sadai yakni Bengkong, Batu Ampar, Lubuk Baja, dan Kabil. Ia menjelaskan, IPAL Bengkong Sadai memeiliki kapasitas air limbah sebanyak 230 liter per detik yang akan memproses limbah domestik dari beberapa perumahan.

“Limbah itu nantinya akan disaring terlebih dulu sebelum masuk ke dalam bangunan IPAL, lalu diolah menggunakan bakteri food chain reactor (FCR) berteknologi modern, dengan produk akhir deviasi lima sampai sepuluh persen dari tampungan dalam bentuk air bersih dan pupuk kompos,” katanya kepada wartawan, Jumat 29 Januari 2021 kemarin.

Rudi juga mengatakan, saat ini IPAL Bengkong Sadai akan mengelola limbah dari 11 ribuan rumah yang ada. Ia pun berharap ke depannya, IPAL Bengkong Sadai mampu mengelola limbah domestik di seluruh Kota Batam.

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

“Saya juga berharap nantinya semua perumahan di Kota Batam tidak lagi menggunakan septic tank. Tapi diganti dengan menghubungkan langsung saluran septic tank dengan jaringan IPAL BP Batam, jadi nanti kota ini bakal bersih dari limbah domestik” kata dia.

Proses pekerjaan IPAL Bengkong Sadai ini telah dimulai sejak April-Juli 2017 (peletakan batu pertama) dan mulai dibangun pada Agustus 2017. Alasan dibangunnya ini adalah inisiatif BP Batam dalam meningkatkan kelestarian lingkungan, menjaga kualitas waduk, serta mencari solusi sumber air bersih bagi masyarakat Kota Batam.

Dengan ruang lingkup pembangunannya, IPAL itu memiliki kapasitas tampung air sebanyak 20 ribu meter kubik per hari atau setara dengan 230 liter per detik yang akan menghasilkan kompos 18 meter kubik per hari. Selain itu, IPAL ini nantinya dapat menghasilkan pupuk kompos siap pakai.

Berita Lain

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra ikut donor darah dalam rangka peringati hari Bhakti BP Batam ke-55. (Foto: Humas BP).

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

23 Oktober 2026
BP Batam jalin sinergi kerja sama dengan Dewan Pers. (Foto: Humas BP).

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

22 Oktober 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS