Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Cristina Aryani, Anggota Komisi I DPR-RI. (Foto: Instagram @christinaaryani)

Lima Butir Konsensus Angin Segar Atasi Krisis Myanmar

26 April 2021

Nasional, 285 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Lima butir konsensus hasil pertemuan para pemimpin ASEAN mendapat apresiasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Christina Aryani. Kesepakatan atau konsensus tersebut merupakan respon atas krisis politik yang terjadi di Myanmar.

“Saya meyakini lima konsensus yang disepakati ASEAN Leader’s Meeting memberi harapan baru bagi penyelesaian masalah Myanmar,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar ini dalam siaran persnya Minggu 25 April 2021.

Para pemimpin ASEAN mencapai konsensus untuk membantu menangani krisis di Myanmar, pascakudeta militer terhadap pemerintah sipil terpilih negara itu. Pernyataan Ketua ASEAN (Chairman’s Statement) yang dirilis usai ASEAN Leaders’ Meeting di Jakarta, Sabtu 24 April 2021, menyebut dilahirkannya ‘Lima Poin Konsensus’.

Hasil pertemuan para pemimpin ASEAN ini membawa angin segar atas krisis yang menimpa bangsa dan negara Myanmar yang mengakibatkan banyak korban dari warga sipil.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Kami mengapresiasi terselenggaranya pertemuan ini dan meyakini lima konsensus yang disepakati ASEAN Leader’s Meeting, bisa mempercepat penyelesaian masalah Myanmar,” kata Aryani.

ASEAN Leaders Meeting yang digagas Indonesia itu berlangsung di Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta Selatan. Dihadiri para kepala pemerintahan dari Indonesia, Vietnam, Singapura, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Sedangkan yang diwakili menteri luar negeri dari Laos, Thailand, dan Filipina. “Dari hasil pertemuan tingkat tinggi itu, kami mendukung agar konsensus yang disepakati bisa segera diimplementasikan sehingga krisis politik di Myanmar dapat segera tuntas,” wakil rakyat daerah pemilihan DKI Jakarta berharap.

Lima konsesus dimaksud, pertama, kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar dan semua pihak menahan diri sepenuhnya. Kedua, dialog konstruktif di antara semua pihak yang berkepentingan harus dimulai untuk mencari solusi damai demi kepentingan rakyat.

Ketiga, utusan khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi mediasi proses dialog dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN. Keempat, ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre. Kelima, utusan khusus dan delegasi akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu dengan semua pihak terkait.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS