Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)

Megawati: Tak Kuat Dengar Ada yang Ditangkap Karena Korupsi

19 Mei 2021

Nasional, 310 kata

Mangatur Nainggolan, S.E. Mangatur Nainggolan, S.E.
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyatakan keprihatinan atas menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam protokol kesehatan (prokes), termasuk mengingatkan kader agar tidak korupsi.

“Saya dan Pak Jokowi sama-sama prihatin bagaimana kedisiplinan terhadap prokes menurun. Hal itu terlihat saat mudik,” kata Megawati dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 19 Mei 2021

Hal ini disampaikan Megawati saat halalbihalal virtual dengan pengurus PDIP dan organisasi sayap partai dari seluruh Indonesia. Ketua Umum kepada pengurus PDIP menceritakan pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Mega, Jokowi mendatangi kediamannya di Teuku Umar dua hari lalu. Ia bicara banyak soal penanganan kasus Covid-19 termasuk masih adanya masyarakat yang mudik lebaran.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Bagi Megawati, pemerintah dianggap sudah bertindak tepat. Tidak hanya bekerja keras mencegah Covid-19, pemerintah berhasil memperkuat puskesmas dan rumah sakit dalam menggencarkan vaksinasi.

“Kita jangan sampai kendor berdisiplin seperti terlihat di India, di mana penyebarannya sangat luas. Seluruh kader dan anggota partai harus berdisiplin dan sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah,” katanya.

“Saya sendiri memberi contoh, taat pada keputusan pemerintah untuk menjaga prokes. Saya sudah lebih dari satu tahun tiga bulan tidak ke mana-mana,” tambahnya.

Selain itu, Megawati juga berbicara soal isu stunting yang wajib mendapat perhatian dari para kader. Putri Proklamator RI Bung Karno itu mendorong para pengurus untuk aktif membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan akan gizi. Sehingga anak tak terkena stunting.

Halalbihalal tersebut dilakukan secara dialogis. Megawati berkali-kali mengundang pengurus daerahnya untuk berbicara. Tak terlihat ada kesulitan baginya untuk mengenali pengurus daerah tingkat kabupaten/kota yang diajaknya berbicara.

Ia juga mengajak sedikit bernostalgia ketika di awal-awal kepemimpinannya di partai. Termasuk ketika kantor partai pernah diserang di rezim Orde Baru. Juga ketika di awal-awal, dirinya harus berkeliling Indonesia dan melantik pengurus partai di kecamatan. Baginya, karakter demikian jangan sampai berubah.

“Saya tak kuat mendengar jika ada yang ditangkap karena korupsi. Mencoreng nama partai. Harus ingat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Karena itulah jangan korupsi,” Megawati mengingatkan.

Berita Lain

Sumber Gambar ilustras oleh Rudi Simanjuntaki Rudi

Ekspor Listrik Hijau ke Singapura: Langkah Awal Menuju ASEAN Power Grid

11 Juli 2026
Jaksa Agung RI ST Burhanudin

Jaksa Agung RI Instruksikan Kejati dan Kejari Gandeng SMSI Kawal Program Jaga Desa

4 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS