Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. (Foto: Fathur Rohim)

Rudi: Mari Sama-Sama Cari Makan Tanpa Merusak Lingkungan

13 Agustus 2021

Batam, 225 kata

Fathur Rohim Fathur Rohim
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyindir para pengusaha yang “hobi” merusak dan mencemari lingkungan. Selama ini dia mengaku sudah mengantongi daftar nama-nama perusahaan tersebut, dan berharap mereka dapat mengikuti aturan pemerintah.

Hal ini dikatakan Rudi menanggapi pertanyaan HMS pada 12 Agustus 2021, terkait 3 kasus yang sampai sekarang belum jelas penanganannya (baca: Kampung Sukadamai yang Tak Damai), (baca: Patam Lestari dan Sekelumit Masalahnya), (baca: Panbil Group Diduga Menggunduli Hutan Konservasi Tanpa Izin).

Meskipun tidak menjelaskan secara rinci langkah yang akan ia ambil, tetapi Rudi mengingatkan kalau saat ini tingkat tingkat pencemaran dan perusakan lingkungan di Kota Batam sangat tinggi.

“Para pengusaha yang membuka usahanya di Kota Batam dan dapat menyebabkan pencemaran [dan perusakan] lingkungan kita harap harus ikuti aturan pemerintah,” kata Rudi di Kantor BP Batam.

Berita Lain

Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Perusakan dan pencemaran lingkungan berdampak terhadap menurunnya kualitas lingkungan baik secara hayati maupun fisik. Oleh karena itu, Rudi meminta para pengusaha agar menjalankan usahanya tanpa merusak.

“Kalau terjadi pencemaran ini akibatnya tidak langsung dirasakan oleh kita tapi bertahap,” kata pria yang juga merangkap sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut.

Ia juga berpesan bahwa dampak akibat pencemaran sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Hal yang ia katakan sebetulnya merujuk pada permasalahan dunia saat ini yaitu menurunnya kualitas komponen air, tanah, dan udara.

“Mari kita sama-sama cari makan. Tapi jangan lupa kesehatan itu nomor 1 . Pencemaran lingkungan salah satu yang mengganggu kesehatan kita,” kata Rudi.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS