Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW).

HNW: Indonesia Perlu Membersamai Proses Perubahan di Afganistan

24 Agustus 2021

Nasional, 327 kata

Mangatur Nainggolan, S.E. Mangatur Nainggolan, S.E.
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid meminta Pemerintah Indonesia mendukung kekuasaan kelompok Taliban di Afganistan saat ini. Sebab Taliban sudah mendeklarasikan beberapa hal seperti mengaku akan menghargai hak perempuan dan anak, tidak akan menoleransi tindakan terorisme, serta melaksanakan pemerintahan secara moderat.

Hal ini ia katakan dalam diskusi virtual bertajuk ‘Masa Depan Afganistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia’ yang diselenggarakan Center for Reform.

“Saat ini pilihan paling rasional bagi Pemerintah Indonesia adalah membersamai proses perubahan yang terjadi di Afganistan. Kita beri kesempatan kepada rakyat Afganistan untuk berkompromi menentukan menentukan nasibnya sendiri,” kata Hidayat Nurwahid yang sering disapa HNW seperti dikutip dari greatinfokini.com, Minggu, 22 Agustus 2021.

Secara pribadi ia mengaku menyambut baik perubahan sikap Taliban saat ini. Ia memandang, kelompok Taliban saat ini menjadi lebih moderat. Sehingga, menurutnya, dunia Internasional bisa memberikan kesempatan kepada Pemerintahan Taliban memimpin Afganistan.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“Kalau mau dibilang tempat terorisme, ISIS, nyatanya Taliban malah mengeksekusi pimpinan ISIS yang sebelumnya ditangkap,” katanya.

Kalau mau dituduh wahabi dan radikal faktanya mereka menganut Mazhab Hanafiah yang kultur dan tradisi beragamanya sama dengan NU. “Jadi, semua tuduhan negatif yang selama ini diarahkan ke Taliban tidak relevan lagi,” katanya lagi.

Poltik Bebas Aktif

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, meskipun sikap politik Indonesia bebas aktif, namun bukan berarti tidak harus memberikan sikap kepada nasib rakyat di Afganistan.

Menurutnya, Indonesia tak bisa tidak menentukan sikap dan memberi kesempatan kepada rakyat Afganistan untuk berkompromi menentukan nasibnya sendiri.

“Indonesia harus juga berperan aktif mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” kata HNW.

Diberitakan sebelumnya, Taliban sukses memasuki ibu kota Kabul dan menduduki istana kepresidenan pada Minggu, 15 Agustus 2021, membuat Presiden Ashraf Ghani mengungsi dan negara-negara asing berupaya mengevakuasi diplomat, misi asing hingga warga sipilnya di Afganistan.

Serangan beruntun yang dilancarkan pasukan Taliban membuat mereka jauh lebih cepat menguasai Afganistan.

Hal ini jauh dari perkiraan intelijen AS yang menyebut Taliban akan mengepung Kabul dalam waktu 30 hari serta merebut kota tersebut dalam 90 hari serangan beruntun.

Berita Lain

Sumber Gambar ilustras oleh Rudi Simanjuntaki Rudi

Ekspor Listrik Hijau ke Singapura: Langkah Awal Menuju ASEAN Power Grid

11 Juli 2026
Jaksa Agung RI ST Burhanudin

Jaksa Agung RI Instruksikan Kejati dan Kejari Gandeng SMSI Kawal Program Jaga Desa

4 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS