Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Puluhan pedagang Pasar Induk Jodoh unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam, Rabu, 28 Juli 2021. Dalam aksi itu, massa turut membawa jenazah Friska Ginting (42), salah satu pedagang yang meninggal saat pembongkaran di pasar itu dua hari lalu. (Foto: Fathur Rohim)

Polisi Sebut Meninggalnya Warga Pasar Jodoh Takada Hubungannya dengan Penggusuran

29 Juli 2021

Batam, 194 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Polda Kepulauan Riau tidak dapat memproses laporan pihak keluarga Friska Ginting (42), yang meninggal dunia saat pengusuran Pasar Induk Jodoh, Kota Batam, Senin kemarin. Alasannya, karena tidak memenuhi unsur pidana.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, kesimpulan itu diambil setelah polisi dan keluarga melakukan gelar perkara bersama-sama.

“Penyidik sudah melakukan gelar bersama, dan hasilnya tidak ada unsur pidana,” kata Harry kepada HMS, Kamis, 29 Juli 2021.

Dia menjelaskan, meninggalnya korban juga tidak ada hubungan dengan penggusuran. Sebab, korban dinyatakan meninggal karena sakit. “Kami tidak menolak [laporan], karena seluruh laporan kami proses sampai dengan menggelar laporan tersebut,” katanya.

Berita Lain

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

RSBP Batam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Dengan Mengadakan Kegiatan Benchmarking ke Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

Pada Rabu 28 Juli 2021, kemarin, keluarga pedagang di Pasar Induk Jodoh, Friska Ginting (42), yang meninggal saat terjadi pembongkaran mendatangi Kantor Wali Kota Batam dan Kantor DPRD Kota Batam. Selain pihak keluarga, puluhan massa yang juga pedagang korban pembongkaran di Pasar Induk Jodoh juga turut terlibat dalam aksi tersebut. (baca: Unjuk Rasa di Depan Kantor Wali Kota Batam, Massa Bawa Jenazah Korban Pembongkaran Pasar).

Panahatan Nainggolan, salah satu pedagang, dalam orasinya mengatakan, mereka menuntut adanya pertanggungjawaban Pemko Batam atas meninggalnya Friska Ginting. Karena menurut dia, korban meninggal terkena serangan jantung setelah kaget melihat petugas yang mendadak datang melakukan pembongkaran.

(Romi Kurniawan, Kontributor HMS)

Berita Lain

Pelaku penusukan driver ojek online di Batam (Dok: Polsek Bengkong)

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

30 April 2026
Peluncuran mobil SUV 7-seater Wuling Eksion dalam pameran otomotif di Grand Batam Mall, Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

30 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS