Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kapal
Tiga kapal yang dirajang di PT Batamitra Sejahtera. Foto: arsip narasumber.

Polisi Mengusut Kapal-Kapal yang Dirajang di PT Batamitra Sejahtera

30 Agustus 2021

Batam, 274 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Polisi mengusut asal muasal kapal-kapal yang “dirajang” menjadi besi tua di PT Batamitra Sejahtera, Tanjung Uncang, Kota Batam. Berawal dari kecurigaan petugas terhadap keabsahan dokumen penutuhan tiga tanker minyak berbendera Indonesia, Jepang, dan Mongolia. Pada Selasa pekan lalu, para pekerjanya pun langsung digiring menuju markas.

Kasubdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri, AKBP Nurochman Nulhakim, mengatakan, para pekerja yang dibawa masih sekadar untuk dimintai keterangan. Ia belum bisa merinci hasilnya. Sebab, pihaknya kini tengah meneliti seluruh dokumen kapal-kapal itu mulai dari bawah hingga ke pusat.

“Cuma dimintai keterangan [para pekerja]. Selanjutnya kami akan melakukan pengecekan dokumen-dokumen dan berkoordinasi dengan Syhabandar,” kata Nulhakim kepada HMS baru-baru ini.

Sementara yang bisa ia jelaskan, yaitu lokasi galangan katanya memang sudah memiliki dokumen otorisasi melaksanakan fasilitas penutuhan kapal. Namun, ada kecurigaan penutuhan dilakukan tanpa dilengkapi surat keterangan penghapusan kapal yang diterbitkan oleh negara bendera asal kapal atau deletion certificate.

Berita Lain

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

“Terkait izin lokasi akan kita konfirmasi ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kita juga telah menjadwalkan untuk meminta keterangan para ahli,” katanya.

Ia juga belum mau merinci nama-nama ketiga kapal itu, tetapi menurut sumber HMS, kapal-kapal tersebut ialah MT Lumba, MT Lautan Tujuh, dan MT Lautan Energi. Tiga tanker minyak itu digiring ke lokasi galangan tersebut belum lama ini dan merupakan milik seorang pengusaha berinisial ARP.

“Nanti hasilnya saya informasikan. Karena saya sekarang sedang mengonfirmasi KSOP [Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam] apakah mereka melapor kepada Syahbandar sebelum melaksanakan penutuhan kapalnya atau tidak,” kata AKBP Nurochman Nulhakim.

Direktur PT Batamitra Sejahtera Kasidi dan pemilik kapal, ARP, belum menjawab pertanyaan HMS sejak 25 Agustus 2021. HMS juga masih berupaya mengonfirmasi KSOP Khusus Batam. Jawaban konfirmasi akan diterbitkan dalam pemberitaan selanjutnya.

Berita Lain

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. (Foto: Humas BP).

Batam Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi di Indonesia

1 Agustus 2026
Kapal Ferry Cepat Sandar di Dermaga Penumpang, Harbour Bay Batam (Foto: Tangkapan layar HMS)

Perjalanan HarbourFront–Harbour Bay: Ketika Kecepatan Ferry Menjadi Tanda Tanya

11 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS