Kota Batam, Kepulauan Riau, dilanda cuaca buruk dalam dua minggu terakhir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kepri mencatat, wilayah Batam berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Meski begitu, jadwal penerbangan di Bandara Hang Nadim tetap lancar.
General Manager Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, cuaca buruk yang terjadi di Kota Batam tidak mengganggu penerbangan. Menurutnya, hal itu karena jarak pandang 1000 meter masih terlihat oleh pilot.
Benny menjelaskan, saat ini jumlah penumpang bandara Hang Nadim hanya menerima sekitar seribu penumpang baik yang datang atau yang akan melakukan keberangkatan.
“Jumlah penumpang memang dibatasi, mengingat kondisi masih di tengah pandemi,” katanya, Senin, 30 Agustus 2021.
Kepala Stasiun meteorologi kelas I Hang Nadim Batam, Addi Setiadi, mengatakan saat ini perjalanan aktivitas pesawat terbang masih berjalan dengan baik.
Menurutnya dengan kondisi cuaca yang tidak menentu sebelum mengudara pilot akan diberikan dokumen guna mengetahui kondisi cuaca sebelum melakukan penerbangan.
“Sekarang tidak ada penerbangan yang ditunda. Sebelum mengudara itu pilot sudah diberikan file dokumen cuaca dari kita (BMKG) sehingga bisa mengira-ngira sebelum mengudara,” kata Addi.
Meski begitu pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berpergian jika tidak mendesak selain karena cuaca buruk, pandemi Covid-19 juga dinilai dapat membahayakan perjalanan.
“Untuk sekarang ya masyarakat lebih baik di rumah saja. Tidak usah berpergian jika tidak mendesak,” katanya.



