Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad  mengajak Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra ke tapak landing point jembatan Batam-Bintan di sekitaran Lobam, Bintan, Selasa, 31 Agustus 2021. (Foto ist)

Ansar dan Wamen ATR Tinjau Landing Point di Lobam

1 September 2021

Siaran pers dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Untuk mempercepat realisasi pembangunan jembatan Batam-Bintan, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad  mengajak Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra ke tapak landing point jembatan Batam-Bintan di sekitaran Lobam, Bintan, Selasa, 31 Agustus 2021. Surya Tjandra pun menjadi pejabat pemerintah pusat kesekian yang melihat progres pembangunan jembatan tersebut.

Dalam keterangannya, Surya Tjandra mengatakan bahwa dirinya sangat optimis adanya jembatan Batam-Bintan ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau yang secara berkesinambungan juga akan berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional.

“Jembatan ini tentunya akan menjadi boosting bagi ekonomi karena Batam dan Bintan adalah pulau-pulau utama yang menjadi konsentrasi industri di Kepulauan Riau,” kata Surya Tjandra.

Dia menjelaskan bahwa tugas dari Kementerian ATR/BPN melalui Kanwil ATR/BPN Kepri adalah untuk pengadaan lahan di lokasi-lokasi yang menjadi jalur dari Jembatan Batam-Bintan.

Berita Lain

Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Terkait dengan jalur jembatan yang akan melewati kawasan hutan. Surya Tjandra menjelaskan bahwa itu merupakan wewenang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk itu Kementerian ATR BPN akan berkoordinasi dengan Kementerian LHK terkait kawasan hutan tersebut.

“Prosesnya seperti yang dijelaskan oleh Kepala Kanwil Kepri sudah dimulai, target jembatan ini selesai dalam waktu tiga tahun harus kita kejar,” kata dia.

Sementara itu Ansar mengakui bahwa dirinya selalu aktif mengundang pejabat dari Kementerian di pemerintah pusat untuk ikut mendukung pembangunan jembatan Batam-Bintan di Kepulauan Riau.

“Karena memang dari hasil studi kajian, dampak ekonomi yang ditimbulkan dari adanya jembatan Batam-Bintan ini sangat masif sekali. Jadi pemerintah pusat pun harus mendukung terlaksananya pembangunan ini,” kata Ansar.

Jembatan Batam-Bintan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia dengan total panjangnya yang mencapai 14,749 km termasuk dengan panjang jembatan dan jalan raya yang akan melewati Tanjung Sauh dan Pulau Buau. Diperkirakan biaya untuk membangun jembatan tersebut membutuhkan dana sekitar 13 triliun rupiah.

Tampak yang mendampingi Ansar dan Wakil Menteri, Surya Tjandra dalam peninjauan tapak Jembatan Batam-Bintan yaitu Plt. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, Kepala Kanwil ATR BPN Kepri, Askani, dan Asisten II, Syamsul Bahrum.

Berita Lain

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

Trafo Kelebihan Beban, PLN Batam Bangun Gardu Baru di Senjulung

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS