Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Dirkrimum PMJ), Kombes Tubagus Ade Hidayat.

Polda Metro Jaya Periksa 20 Saksi Tragedi Lapas Tangerang

9 September 2021

Nasional, 258 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Polda Metro Jaya telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menewaskan 41 warga binaan (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Banten.

“Ada 20 saksi, itu bisa berkembang. Ada petugas yang jaga di klaster pertama dan klaster kedua yang berada di sekitar situ, serta yang ketiga adalah penghuni tempat terjadinya TKP kebakaran,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Dirkrimum PMJ), Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Rabu, 8 September 2021.

Diungkapkan, kini petugas Puslabfor, Polri sedang melakukan penyelidikan. Hasil sementara, ditemukan adanya potongan kabel yang menyebabkan kortsleting listrik.

“Titik apinya satu. Di dalam titik api itu ada kabel-kabel yang terbuka dan lain sebagainya. Apakah terbukanya itu menjadi penyebab atau sebab terjadinya hubungan pendek (listrik) Ini yang perlu diuji,” katanya.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

“Pemeriksaan lebih lanjut terhadap hasil barang yang dikumpulkan itu akan dianalisa di Labfor secara laboratoris, untuk menyatakan apakah itu merupakan sebab atau apakah itu merupakan akibat kabel terbakar. Apa penyebabnya?,” katanya.

Hal lain yang didalami kemungkinan adanya dugaan terjadi tindak pidana, pada tragedi yang terjadi Rabu dinihari itu. “Maka kita mengumpulkan alat bukti di samping alat buktinya adalah pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Dirkrimum PMJ ini juga mengatakan, kini potongan kabel tersebut dibawa petugas Labfor untuk dilakukan penelitian.

“Kemudian dari hasil olah TKP ada beberapa yang kita bawa antara lain kabel-kabel, beberapa alat listrik dan saluran instalasi. Kemudian dari hasil TKP disimpulkan titik apinya satu. Titik api bersumber di satu titik di atas balik plafon. Plafonnya terbuat dari bahan triplek yang mudah terbakar,” kata Tubagus.

Hingga kini jenazah ke 41 napi korban kebakaran tersebut sedang diidentifikasi di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS