Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Warga membentangkan spanduk penolakan proyek pelebaran jalan oleh BP Batam. (Foto: SIR)

Ratusan Warga Batu Besar Tolak Proyek Pelebaran Jalan

17 September 2021

Batam, 244 kata

hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Warga kelurahan Batu Besar, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, unjuk rasa menolak proyek pelebaran jalan yang akan dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, dalam waktu dekat. Dilakukan di lapangan SMAN 5 Batam, unjuk rasa pun diikuti oleh ratusan warga.

Beberapa petugas Polisi Pamong Praja Kota Batam juga terlihat mengamankan jalannya aksi tersebut.

Mazlan, salah satu warga dalam unjuk rasa itu mengatakan, penolakan sengaja dilakukan karena BP Batam tidak memiliki kebijakan terkait relokasi masyarakat yang terdampak proyek tersebut.

“Proyek pelebaran jalan itu mengakibatkan tempat tinggal kami tergusur. Kalau sudah digusur nanti, kami mau tinggal di mana?” katanya.

Berita Lain

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

RSBP Batam Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Dengan Mengadakan Kegiatan Benchmarking ke Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

Menurutnya, rencana pelebaran jalan itu tidak turut serta melibatkan warga yang terdampak. Selain kecewa, Mazlan juga meminta proyek pelebaran jalan itu ditunda hingga warga dilibatkan dan didapat kesepakatan bersama.

“Jangan kalau ke sini pas ada maunya saja. Wali Kota sekali Kepal BP Batam, ajaklah kami duduk dulu membahas semuanya,” kata dia.

Menurutnya, pelebaran jalan itu akan mencapai ROW 70. Angka yang menurut warga terlalu lebar hingga berimbas pula pada pemukiman di sekitarnya.

“Kami awalnya berpikir tadi yang terdampak hanya warung yang ada tepat di pinggir jalan. Tapi ternyata kebijakannya diubah hingga ke kawasan kampung kami yang sebenarnya jauh dari pinggir jalan protokol,” kata Mazlan.

Anggota DPRD dapil Nongsa, Yunus juga mempertanyakan program pelebaran jalan yang akan dilakukan di wilayah itu. Menurutnya, adanya program pelebaran jalan tersebut belum jelas apakah milik Pemko atau BP Batam.

“Proyek ini milik siapa sebenarnya? Kok bisa-bisanya tidak melihat rakyat di sekitarnya,” kata Yunus.

(Kontributor HMS, SIR)

Berita Lain

Pelaku penusukan driver ojek online di Batam (Dok: Polsek Bengkong)

Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Driver Ojek Online di Batam

30 April 2026
Peluncuran mobil SUV 7-seater Wuling Eksion dalam pameran otomotif di Grand Batam Mall, Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Wuling Eksion Resmi Dipasarkan di Batam, Harga Mulai Rp372 Juta

30 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS