Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Anggota Komisi-I DPR-RI Fraksi Partai Golkar, Dave AF Laksono.

Pejabat Daerah Diduga Bantu Biaya Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua

25 September 2021

Nasional, 202 kata

H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Anggota Komisi I DPR-RI, Dave AF Laksono, mengatakan ada dugaan pejabat-pejabat di daerah turut membiayai gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Selain dana, para pejabat ini disebut mempersenjatai kelompok tersebut.

“Akan tetapi sekarang ini yang sudah ada di media massa dan juga laporan yang dibahas di komisi, banyak juga pejabat-pejabat yang cukup tinggi di daerah daerah tingkat 1 tingkat 2, itu membiayai gerakan-gerakan teroris ini,” kata anggota Fraksi Partai Golkar ini dalam diskusi bertajuk ‘Jalan Terjal Pemberantasan KKB di Papua’ di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 September 2021 seperti dikutip dari suara.com Jumat, 24 September 2021.

Para pejabat itu kata Dave, disinyalir memberikan uang, senjata bahkan hingga menyediakan pelatih-pelatih untuk personel KKB melakukan penyerangan warga sipil dan militer.

Ia mengatakan, tujuan para pejabat melakukan hal tersebut didasari berbagai macam alasan. Misalnya, agar para kelompok separatis tidak menggangu kebijakan hingga kewenangan Pimpinan Daerah.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

“Sehingga ada alasan untuk membangun baru, yang jelas mereka itu sekarang ini tengarai, juga bagian dari permasalahan, bukan bagian dari solusi,” katanya.

Lebih lanjut Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 mengatakan, untuk itu TNI-Polri hingga BIN harus melakukan pemantauan. “Untuk memantau hal tersebut, mengumpulkan data, sehingga lebih cepat bisa diproses secara hukum. Jadi memang (mereka) terbukti terlibat ya bisa segera langsung diproses,” kata Dave Laksono.

Berita Lain

Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

YLBHI Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS