Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Informasi ini dinyatakan melalui saluran Telegram General SVR, yang konon dijalankan oleh orang dalam Kremlin. (Foto: CNBC Indonesia).

Putin Dikabarkan Ingin ‘Minggat’ Dari Rusia, Ada Apa?

6 Agustus 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Belum selesai perang dengan Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan tengah mempersiapkan rencana evakuasi darurat dari Rusia. Persiapan ini dilakukan akibat kemungkinan Kyiv menang dalam perlawanan dengan Moskow.

Informasi ini dinyatakan melalui saluran Telegram General SVR, yang konon dijalankan oleh orang dalam Kremlin.

“Putin sendiri dan rombongannya sedang mempersiapkan rencana untuk evakuasi dari Rusia,” kata informasi tersebut, dilansir Express.co.uk pada awal Agustus.

Dalam dugaan rencana evakuasi, Putin beserta keluarganya akan dibawa keluar dari Rusia dan masuk ke Suriah, negara sahabat terdekat. Mereka akan terbang melalui wilayah udara Turki, salah satu anggota aliansi NATO.

Berita Lain

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Bareskrim Polri Geledah Lima Gudang Tempat Ribuan Handphone Ilegal

Presiden Prabowo Tiba Kembali dari Rangkain Kunker ke Eropa

Namun jika Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menolak akses penerbangan Putin ke wilayah udara negaranya, hal ini secara efektif akan menggagalkan seluruh evakuasi.

Sementara itu, Iran dilaporkan tertarik dengan nasib Putin jika kalah dari Ukraina. Dikatakan Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Erdogan diduga mendiskusikan apa yang akan mereka lakukan jika Putin membutuhkan suaka.

“Pada prinsipnya, bermanfaat bagi Iran dan Turki untuk menjaga presiden Rusia di pengasingan sebagai cadangan, menggunakannya, tergantung pada situasinya, sebagai pengungkit atau sebagai alat tawar-menawar,” kata informasi tersebut.

Selama pertempuran dengan Ukraina, Rusia dilaporkan telah kehilangan ribuan kendaraan militer dalam perangnya melawan Ukraina. Hampir enam bulan setelah pasukan Rusia berada di perbatasan Ukraina, laporan menunjukkan ribuan kendaraan dan peralatan berat lain milik Kremlin telah hilang, hancur, rusak, dan bahkan ditangkap oleh pasukan Kyiv.

Sumber berita: CNBC Indonesia

Berita Lain

Presiden Prabowo Subianto (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin, 13 April 2026. (Foto: Ist / kompas.tv).

Pertamina Tindaklanjuti Rencana Indonesia Beli Minyak Mentah dari Rusia

15 April 2026
Laut di sekitar pesisir Bengkong tercemar akibat aktivitas reklamasi (Dok:Akar Bhumi Indonesia)

Hari Nelayan 2026, Ancaman Iklim dan Ekspansi Industri Menekan Nelayan Kecil

8 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS