Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung di Batam. Foto: BP Batam)
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung di Batam. Foto: BP Batam)

Tindaklanjut Program CHIPS, Dubes Amerika Kunjungi Batam

7 November 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan rangkaian kunjungan kerja di Batam pada Jumat (4/11/2022) silam. Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger juga turut dalam kunjungan tersebut.

Menurut Airlangga, kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF tanggal 8-9 September 2022 silam. Saat itu, Indonesia telah membahas Program CHIPS dengan Pemerintah AS.

Lewat program CHIPS, pemerintah AS menyediakan dana federal sebesar US$50 miliar untuk membangun industri semikonduktor.

“Saya telah berbicara dengan perusahaan US dan Canada serta para investor, mereka sangat antusias dengan apa yang saya presentasikan tentang Batam dan SEZ (KEK) didalamnya,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim.

Berita Lain

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Kepala BP Batam Berharap Kolaborasi Lintas Sektor dan Kerja Keras Dapat Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi

BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara

Iklim investasi yang kondusif, lokasi strategis dan pengalaman serta dukungan pemerintah Indonesia dan BP Batam, membuatnya sangat berharap koneksi yang telah terjalin dengan kuat selama ini, dapat terus berjalan untuk mencapai kesempatan terbaik.

Dalam pertemuan tersebut dibahas usulan kerjasama dalam pengembangan sumber-sumber energi terbarukan, energi bersih, berbagai usulan proyek dalam skema rantai pasok termasuk semikonduktor, pengembangan industri kesehatan, dan pengembangan pusat data (data center).

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk antusias besar bagi Amerika dan Canada melihat peluang kerja sama yang mungkin dilakukan di Batam ke depan. Hal ini dikuatkan dengan hubungan kuat Amerika dengan Batam ditandai sejak hadirnya perusahaan USA Mc Dermott di Batam sejak tahun 1970.

Menko Perekonomian juga turut mengajak Duta Besar Kanada Nadia Burger untuk meninjau langsung kesiapan KEK di Batam sebagai showcase bahwa Indonesia siap menerima investasi untuk pengembangan industri semikonduktor, digital talent, dan sektor-sektor lainnya.

Saat ini Kanada dikenal sebagai pengembang Artificial Intelligence (AI) dan pemrograman semikonduktor terbesar di dunia serta memiliki program pendidikan dan pelatihan dalam bidang tersebut.

Melihat besarnya potensi yang terdapat di Kanada, Menko Perekonomian mengharapkan Kanada dapat bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas digital talent Indonesia.

“Pertemuan hari ini menunjukkan koneksi yang kuat antara US, Kanada dan Batam Indonesia. Kami tentu berharap terjalin kerja sama di beragam bidang dalam jalinan bisnis ketiga relasi ini.” Kata Nadia Burger.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke PT. Satnusa Persada, pemasok papan sirkuit cetak dan perakitan suku cadang mekanik dan pembuatan komponen elektronik terbaik dengan salah satu produk ekspor smarthphone dan CHIPS.

Menko Perekonomian Airlangga mengatakan kunjungannya ke Batam dengan membawa serta para Dubes guna mempromosikan potensi dan kapasitas KEK di Indonesia yang siap menerima investasi AS dan Canada, salah satu unggulan yang didorong oleh pihaknya adalah Batam.

Menurutnya, Batam merupakan kawasan khusus (KPBPB) dan lebih berpotensi menarik investor dan mengembangkan digital talent, mengingat telah tersedianya studio animasi dan studio alam di Kawasan Nongsa Digital Park seperti halnya studio film di Vancouver Kanada.

Menko Airlangga mengajak Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim untuk meninjau langsung kesiapan KEK di Batam untuk showcase bahwa Indonesia siap menerima investasi untuk berbagai usulan proyek yang telah dibahas pada kunjungan kerja di Washington DC dan mewujudkan komitmen Pemerintah AS terkait alokasi dana program CHIPS.(*)

Berita Lain

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Silvester Simamora (Foto: Putra Gema Pamungkas)

155 Siswa Anambas Diduga Keracunan MBG, Polda Kepri Lakukan Penyelidikan

19 April 2026
Sebuah mobil terjun ke laut setelah lepas kendali dan menabrak kerumunan warga di Karimun (Dok: Polres Karimun)

Mobil Lepas Kendali Tabrak Kerumunan Warga di Karimun

19 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS