BINTAN – Polisi dari Polsek Bintan Timur mengamankan seorang terduga pelaku penganiayaan terhadap rekan sekolahnya yang terjadi pada Jum’at (11/11/2022).
Kejadian tersebut berawal dari saling ejek kepada wanita yang merupakan pacar pelaku dan juga teman sekolahnya.
Akibat perkelahian tersebut, korban inisial TA yang masih pelajar meninggal dunia. TA meninggal usai menjalani perawatan intensif di RSUD Bintan.
Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi membenarkan jika korban TA usai jalani perawatan meninggal dan sudah berada di rumah duka.
“Perkelahian antara korban dan pelaku itu terjadi pada Jum’at kemarin dan meninggalnya tadi malam pukul 19.30 wib setelah mendapat perawatan beberapa hari di rumah sakit,” katanya Rabu (16/11)
Dikatakan Suardi, kejadian yang menyebabkan kematian korban, bukan karena tikaman melainkan akibat perkelahian satu lawan satu.
“Terduga pelaku sudah kita amankan dan saat ini sudah berada di Mapolsek Bintan Timur,” ucapnya.
Sebelumnya, Persoalan pelajar yang mengakibatkan kehilangan nyawa berawal saat seorang siswa SMK berinisial RA memiliki pacar berinisial SA. Dugaan, pacar RA tersebut mendapat ejekan sebagai cewek bayaran oleh pelajar SMA yakni KV.
Ucapan KV membuat RA tidak terima dan menemui KV. Saat pertemuan tersebut KV tidak merespon RA bahkan saat itu TA dan RA bertemu dan terjadi perkelahian.
Dari kejadian tersebut RA tidak terima karena TA menatapnya dan menantang RA hingga keduanya bertemu di lapangan sepak bola GOR Demang Lebar Daun Kijang, Bintan Timur.
Kejadian duel tersebut membuat TA memukul RA sebanyak dua kali, bahan TA ingin memukul yang ketiga kalinya, RA menangkap tangan TA, sekaligus membantingnya. Bantingan itu membuat TA tak berkutik. Sehingga harus dibawa ke RSUD Bintan untuk menjalani perawatan, hingga akhirnya kehilangan nyawa. (*)



