BINTAN – Peristiwa nahas yang menewaskan seorang pelajar SMA di Bintan usai berduel dengan rekannya telah di kebumikan oleh pihak keluarga. Pemakaman korban berlangsung di Tempat Pemakan Umum (TPU) KM 25 Kijang Kota, Rabu (16/11/2022).
Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi yang ikut melakukan pemakaman mengatakan, untuk terduga pelaku saat ini sudah dalam penahanan dan proses terus berjalan.
“Untuk terduga pelaku tidak ada di Ersi karena usianya sudah menginjak usia 18 tahun” katanya.
Sementara itu, teman sekolah TA mengatakan, merasa kaget saat mendpat kabar tadi malam rekannya meninggal dunia, padahal sebelumnya masih dalam perawatan di rumah sakit.
“Tadi kami teman sekolah dan teman kelas alamarhum dan guru mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatannya” katanya
Alamarhum merupakan sosok yang memiliki banyak teman dan pandai bergaul. Dengan kejadian tersebut teman sekolah TA sangat menyayangkan aksi kejadian menyebabkan rekan sekolahnya meninggal dunia.
Di sisi lain Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung, menanggapi permasalahan perkelahian berujung maut yang melibatkan pelajar tingkat menengah atas di Kabupaten Bintan.
“Atas kejadian ini kami mengaku prihatin, awalnya bahasanya pengeroyokan, tapi ternyata duel,” ucap Andi Agung
Andi mengatakan, pihaknya telah memanggil seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK se Kepri untuk lebih proaktif memberi pengawasan terhadap para siswa, terlebih peran guru BK di sekolah.
“Terutama guru-guru BK, selain itu tentu kami harapkan seluruh elemen satuan pendidikan di Kepri ini,” tambahnya lagi.
Sementara, terhadap terduga pelaku dirinya mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang saat ini sedang berjalan.
“Kami saat ini terus berkeliling, untuk menghimbau ke sekolah-sekolah kalau bisa jangan sampai ada perkelahian, dan kekerasan, ini kita sama-sama jadikan pelajaran,” pungkasnya. (*)



