Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini

Bangun Fasilitas Produksi Hidrogen Hijau KEK Karimun, Anantara-Countrywide Teken MoU

18 November 2022
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BALI – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Karimun, Kepulauan Riau, akan tersedia fasilitas produksi hidrogen sebagai bagian dari megaproyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 3,5 gigawatt (GW).

Proyek ini telah memperoleh komitmen pendanaan dari lembaga keuangan hingga US$6 miliar atau setara dengan Rp93,99 triliun (asumsi kurs Rp15.666 per US$)

Hal ini terealisasi melalui penandatanganan nota kesepahaman Anantara Energy Holdings Pte Ltd, perusahaan patungan ib vogt dan Quantum Power Asia, dengan Countrywide Hydrogen

Direktur Anantara Energy Simon G. Bell mengatakan, pihaknya menyepakati kerja sama dengan Countrywide Hydrogen mendanai studi konsep yang mencakup studi kelayakan tekno komersial yang tengah berlangsung untuk menyiapkan fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau di Indonesia

Berita Lain

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Kepala BP Batam Berharap Kolaborasi Lintas Sektor dan Kerja Keras Dapat Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi

BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri Tahun 2026

“Kami telah menyepakati kerja sama dengan Countrywide Hydrogen untuk bersama-sama melaksanakan dan mendanai studi konsep yang akan mencakup studi kelayakan tekno komersial,” ujar Simon saat penandatanganan MoU di Nusa Dua, Bali, seperti kutipan dari siaran pers, Kamis (17/11/2022).

Simon menyebutkan, fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau itu nantinya akan ikut memastikan pasokan energi bersih di pasar domestik. Selain itu, potensi energi bersih itu juga dapat memenuhi pasar ekspor mendatang.

“Setelah memperoleh hasil positif, Anantara akan membangun, mendanai dan mengoperasikan 100 MWp PLTS yang akan menyediakan kebutuhan energi bersih secara domestik dan menyediakan investasi yang lebih besar untuk pembangunan fasilitas produksi yang terus meningkat di KEK Karimun,” kata dia.

Investasi Langsung Capai US$50

Sementara itu, Managing Director Countrywide Hydrogen Geoffrey Drucker mengatakan, studi konsep dan kelayakan menunjukkan potensi produksi hidrogen dapat mencapai 1.650 ton per tahun di KEK Karimun.

Produksi itu akan mencakup investasi langsung mencapai US$50 miliar atau setara dengan Rp783,3 triliun, serta investasi tidak langsung di bidang infrastruktur dan industri rantai pasok lainnya.

“Setelah hasil positif dari studi konsep dan studi kelayakan ini tercapai, maka berharap fasilitas produksi ini akan selesai terbangun pada tahun 2024 dan memulai produksinya di awal 2025,” jelasnya.

Geoffrey mengatakan, hidrogen dan amonia akan memainkan peran penting dalam mencapai target nol emisi karbon untuk masa depan energi bersih di Indonesia dan Asia, menciptakan generasi pembangkit listrik tanpa emisi, transportasi untuk pertambangan dan proses industri lainnya.

“Kami berencana untuk memenuhi kebutuhan pasar yang kompetitif, dan pembangunan fasilitas produksi ini akan secara terus menerus diperluas untuk menjangkau pasar yang lebih besar di Asia Tenggara melalui skema ekspor energi,” tuturnya.

Anantara Energy telah menyiapkan lebih dari 600 hektare area untuk pembangunan megaproyek PLTS dan sedang berproses untuk memperoleh izin, juga komitmen pendanaan untuk pembangunan 3.500 MWp PLTS dengan kapasitas penyimpanan energi mencapai hingga 12 GWh di Kepulauan Riau.

Proyek ini juga memiliki tujuan untuk menyediakan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan lokal sebelum mengekspor listrik ke Singapura melalui 400 kV kabel bawah laut. (*)

Berita Lain

Seorang petugas SPBU Pertamina siap melayani para pelanggan. Harga BBM Subsidi Pertalite dan Pertamax dipertahankan tidak naik. (Foto: Ist./dok.Pertamina).

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

19 April 2026
Silaturahim dan halal bihalal bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dr Dave AF Laksono, ME (dua dari kiri), Walikota Cirebon Effendi Edo, S.A.P, M.Si (tiga dari kiri) dan Dr. HR Agung Laksono (empat dari kiri) di Kota Cirebon, Sabtu, 8 April 2026. (Foto: HMS/A.Ristanto).

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

19 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS