Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Foto bersama usai gelaran Seminar Nasional tentang kearifan lokal dan kemaritiman oleh Uniba, Kamis (26/01/2023). (Foto: Ist/ Dok.alurnews).
Foto bersama usai gelaran Seminar Nasional tentang kearifan lokal dan kemaritiman oleh Uniba, Kamis (26/01/2023). (Foto: Ist/ Dok.alurnews).

Adakan Seminar Nasional, Uniba Mengusung Tema Kearifan Lokal dan Kemaritiman

27 Januari 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Batam – Universitas Batam (Uniba) mengadakan kegiatan Seminar Nasional dengan mengusung tema kearifan lokal dan kemaritiman, Kamis (26/01/2023).

Kegiatan seminar ini digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Magister Perencanaan Wilayah Fakultas Teknik Uniba.

Dalam seminar itu, Malahayati Rusli Bintang selaku Kepala LPPM Uniba mengatakan, bahwa pontensi kearifan lokal dan kemaritiman yang dimiliki Provinsi Kepri cukup luar biasa tetapi belum tergali dengan optimal.

“Maka dari itu dalam mewujudkan strategi membangun struktur ruang dan pola ruang di Kepri ini, harus dengan mengembangkan kearifan lokal,” ungkap Bintang.

Berita Lain

Empat Bintara Polda Kepri Resmi Tersangka, Proses Pidana Berjalan

20 April 2026, Kualitas Udara Batam Paling Bersih di Indonesia

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Ia menilai, dengan mengembangkan kearifan lokal yang mendukung poros maritim Indonesia, merupakan komitmen dalam menjaga dan mengelola sumber daya laut.

“Kepri sebagai poros maritim yang besar, kuat, dan makmur untuk bisa menciptakan pemerataan ekonomi masyarakat,” sambungnya.

Bupati Kabupaten Bintan Roby Kurniawan, salah satu narasumber pada seminar ini juga menyampaikan, bahwa tata ruang Kepri sangat produktif dengan memperhatikan daya lingkungan, yang diharapkan potensi tersebut bisa dioptimalkan.

“Kepri yang sebagian besar wilahyahnya adalah laut, maka optimalisasi sumber daya kelautan demi kesejahteraan masyarakat menjadi salah satu perhatian khusus. Seperti Kabupaten Bintan yang saat ini konsisten untuk pembangunan tempat pelelangan ikan,” ujar Roby.

Ia juga menjelaskan, dukungan dari instansi-instansi terkait dan pemerintah pusat juga sangat diperlukan untuk pembangunan ini, karena sebagian besar hasil perikanan di Kepri berasal dari Bintan.

Adapun tujuan dari seminar ini diharapkan, dapat menjadi jembatan dan ajang sharing bagi para narasumber, peneliti, dosen, mahasiswa khususnya di tingkat Nasional Magister Perencanaan Wilayah Fakultas Teknik terkait bidang perencaaan wilayah.

Serta, bersama-sama dapat mensinergikan keilmuan dengan kebutuhan kehidupan masyarakat Kepri, dan lingkungan kemaritiman menjadi lebih baik.

Selain itu, mampu berperan aktif dalam meningkatkan dan mendukung kapasitas juga kapabilitas dalam bidang penelitian dan karya ilmiah unggul bertaraf Nasional.

Seminar Nasional ini turut dihadiri sejumlah Universitas yang berada di wilayah Kepri maupun di luar Kepri. (Dwi Septiani)

Berita Lain

Pembukaan lahan hutan di Kota Batam untuk mendukung proses pembangunan (Dok: Akar Bhumi Indonesia)

Hutan Tersisih di Tengah “Euforia” Investasi Batam

20 April 2026
Benda misterius ditemukan nelayan mengapung di perairan Anambas (Dok: istimewa)

Benda Misterius Berbendera China Mengapung di Perairan Anambas

20 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS