Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ilustrasi, pengisian BBM di salah satu SPBU di Batam. (Foto: HMS/ Sarma).
Ilustrasi, pengisian BBM di salah satu SPBU di Batam. (Foto: HMS/ Sarma).

Perlu Pengkajian Mendalam, PT Pertamina Belum Tentukan Sanksi SPBU CODO

22 Februari 2023
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengaku masih belum mendapatkan laporan lengkap mengenai masalah yang terjadi pada salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Oleh karena itu, mereka masih belum dapat menentukan langkah berikutnya untuk menindaklanjuti temuan dugaan kecurangan yang dilakukan pihak SPBU.

“Iya betul ada penutupan. Cuma kami belum dapat berita acaranya. Tapi isunya ada di Tera,” ujar Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria saat dihubungi, Selasa (21/02/2023).

PT Pertamina saat ini tengah menunggu berita acara penutupan dan klarifikasi dari manajemen SPBU, sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

Berita Lain

Jamaah Haji Kloter 5 Tetap Berangkat, Bandara Hang Nadim Pastikan Layanan Stabil

Batam Perkuat Layanan Keimigrasian untuk Dukung Investasi dan Pariwisata

37 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Tewasnya Bripda NS di Batam

Mendarat Darurat di Batam, Pesawat Jamaah Haji Saudia Airlines Alami Kendala Teknis

Pertamina juga menegaskan bahwa mereka tidak akan langsung mencabut izin SPBU tersebut, sebelum melakukan pengkajian yang lebih mendalam terlebih dahulu.

“Untuk sanksinya belum bisa kami simpulkan. Sanksinya akan dilihat dari temuan dan sikap atau klarifikasi dari SPBU. Nanti akan kita kaji,” terangnya.

Kendati demikian, Pertamina juga memberikan apresiasi terhadap upaya Pemko Batam yang secara rutin melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap pendistribusian BBM kepada masyarakat.

Sebelumnya, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) CODO yang berada di kawasan Sagulung, kini ditutup setelah diduga melakukan kecurangan pada mesin pompa milik SPBU tersebut.

Penutupan SPBU ini dibenarkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau setelah melakukan tera ulang Pompa Ukur Bahan Bakar Minyak (PUBBM).

“Hari ini benar kami melakukan penutupan SPBU tersebut, karena saat kami melakukan tera ulang pompa, pihak SPBU melakukan kecurangan,” tegas Gustian saat ditemui di kawasan Batam Center, Senin (20/02/2023).

Mengenai dugaan kecurangan yang dimaksud, Gustian menuturkan bahwa pihak SPBU menyalahi aturan batas toleransi yang diberikan Pertamina.

Sesuai dengan aturan Direktorat Metrologi Departemen Perdagangan, ia menyebut batas toleransi yang diberikan Pertamina sebesar kurang lebih 0,5 persen. Artinya setiap 20 liter BBM yang disalurkan kepada pembeli maka jumlahnya bisa plus atau minus maksimum 100 mililiter.

“Namun saat kita tera ulang seluruh pompanya, ternyata batas toleransi mereka 1,875. Itu tentu sangat-sangat merugikan bagi masyarakat yang mengisi bahan bakar disana,” paparnya. (*)

Berita Lain

Maskapai penerbangan lokal saat berada di Bandara Hang Nadim Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Jamaah Haji Kloter 5 Tetap Berangkat, Bandara Hang Nadim Pastikan Layanan Stabil

29 April 2026
Pergerakan saham BBCA menunjukkan tren pelemahan hingga menyentuh level Rp6.000 per saham pada akhir April 2026 (Dok: HMStimes)

Saham BBCA Terjun ke Rp5.975, BCA Siapkan Buyback Rp5 Triliun

29 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS