Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tiga dari kanan) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023) lalu. (Foto: Ist/ beritakosgoro57.id).
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tiga dari kanan) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023) lalu. (Foto: Ist/ beritakosgoro57.id).

Golkar dan Demokrat Sepakat Konsep Pemilu Bukan “The Winner Takes it All”

1 Mei 2023
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan, partainya dengan Partai Demokrat sepakat bahwa konsep Pemilihan Umum (Pemilu) bukan the winner takes it all, atau yang menang mengambil segalanya.

“Ke depan, Partai Golkar dan Demokrat sepakat bahwa Pemilu itu bukan the winner takes it all, tapi kami ingin Indonesia Raya,” kata Airlangga usai pertemuan pimpinan Partai Demokrat dan Partai Golkar di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023) malam.

Menurut Airlangga, konsep the winner take it all merupakan budaya kebaratan yang diterapkan oleh Amerika Serikat dan tidak sesuai Pancasila.

“Kita bukan seperti di Amerika, demokrasi yang ke barat-baratan itu demokrasi yang the winner take it all, sedangkan kita Demokrasi Pancasila. Jadi siapa pun yang menang, mari kita bersama-sama membangun negeri,” ujarnya seperti dikutip dari beritakosgoro57.id, Senin (1/5/2023).

Berita Lain

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, KPK Sita Uang Tunai

Kata Bos Ciputra, Sektor Properti Bakal Melonjak Tahun 2026

Presiden Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan, RI Kurangi Impor BBM

Airlangga mengaku, ingin terwujudnya ‘pesta politik’ yang bahagia di Indonesia, dengan tidak saling memecah-belah satu sama lain.

“Karena yang paling kita khawatirkan kalau bangsa ini terbelah dengan politik identitas. Kalau di ekonomi ada istilah namanya scare, ada luka yang mendalam. Demikian juga politik, ada luka yang mendalam dan tidak dalam waktu dekat sembuh, nah ini yang ingin kita tinggalkan,” tegasnya.

Ia mengingatkan, Golkar dengan Partai Demokrat sepakat bahwa sebelum dan setelah Pemilu, tetap bersama membangun negeri.

Eksploitasi Politik Identitas

Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan, sepakat dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk tidak ada eksploitasi politik identitas di Pemilu 2024.

“Tadi Pak Airlangga betul sekali mengingatkan kepada kita semua, jangan sampai Pemilu 2024 ini seperti ada pembelahan atau benturan keras antara anak bangsa sendiri,” ucap AHY.

Ia menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun menyampaikan keprihatinannya atas benturan antar-ideologi yang pernah terjadi di Indonesia.

“Bukan hanya tidak sehat, tapi juga berbahaya, dan banyak korban ya. Bukan hanya korban politik, tapi juga korban jiwa, jangan sampai terjadi lagi dalam sejarah politik bangsa kita,” lanjutnya.

Partai Demokrat, kata AHY, akan menentang keras berbagai gerakan radikal yang berpotensi menghancurkan persatuan di Indonesia.

“Kami akan menentang keras apakah radikal kanan, radikal kiri, apapun yang ingin menghancurkan persatuan di negara kita. Saya pikir kita sepakat di situ, dan yang secara sadar mencintai negara kita akan menjawab hal yang sama,” tegas AHY.

Permintaan Airlangga

Sebelum menyelenggarakan konferensi pers, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan silaturahim dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023) petang, yang dimulai pukul 19.00 WIB.

Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan, silaturahmi ini dilakukan atas permintaan Airlangga Hartarto.

“Mengingat sebelum ini, Bapak SBY sering bepergian dan berada di Pacitan, mempersiapkan pembukaan Museum SBY-Ani. Pertemuan ini baru bisa dilaksanakan malam ini, apalagi momennya masih suasana Lebaran,” jelas Herzaky.

Pimpinan kedua partai politik yang tampak hadir dari Golkar selain Airlangga, ada Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum Dito Ganinduto, Wakil Ketua Umum Firman Soebagyo, Ketua DPP Airin Rachmi Diany, dan Ketua DPP Ilham Permana.

Sedangksn dari Demokrat, AHY didampingi Sekretaris Jenderal Teuku Riefky, Wakil Ketua Umum Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Sekretaris Majelis Tinggi Andi Mallarangeng. (*)

Berita Lain

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait tinjau lokasi pendistribusian air bersih di Bengkong Harapan. (Foto: Humas BP).

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II

14 Januari 2026
Pengurus PWI Pusat saat bertemu Ketua MPR RI Ahmad Muzani (empat dari kiri), Rabu, 14 Januari 2026 di Gedung MPR Senayan. (Foto: Ist./ Dok.PWI Pusat).

Bertemu PWI Pusat, Ketua MPR Mengaku Hatinya Masih Tetap Wartawan

14 Januari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS