Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Mendikbudristek Nadiem Makarim saat pembukaan kembali Program SJI di Bandung, Selasa, 6 Februari 2024. (Foto: Ist/dok. Kemendikbudristek).

Mendikbudristek: Program SJI Sejalan Dengan Visi Gerakan Merdeka Belajar

7 Februari 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi komitmen PWI, dalam meningkatkan kualitas jurnalisme Indonesia melalui penguatan kompetensi wartawan.

Hal tersebut disampaikan pada pembukaan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Angkatan Satu Tahun 2024, yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Kegiatan yang berlangsung Selasa, 6 Februari 2024 di Aula PWI Jawa Barat, Kota Bandung tersebut, diikuti 30 peserta luring dan lebih dari 100 peserta daring dari 38 provinsi yang merupakan para wartawan muda anggota PWI. SJI program yang diinisiasi PWI untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas wartawan sesuai dengan perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Menteri Nadiem menyatakan terselenggaranya kembali program SJI sangat relevan guna memperkuat kualitas jurnalisme di Indonesia.

Berita Lain

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

“Di era modern seperti saat ini, teknologi telah mengubah segala aspek dalam sektor jurnalisme dan harus berkompetisi dengan teknologi artificial intelligence (AI). Program SJI sangat diperlukan untuk menguatkan integritas dan pemikiran kritis di kalangan wartawan, serta mengembangkan kemampuan menulis yang baik guna memperkuat kualitas jurnalisme Indonesia,” kata Mendikbudristek dalam keterangannya dikutip infopublik.id.

Lebih lanjut ia menekankan, program SJI sejalan dengan visi Gerakan Merdeka Belajar. “Di era seperti ini, informasi sudah sangat berlimpah. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan berpikir kritis dan tingkat literasi yang tinggi untuk bisa menganalisis dan menginterpretasi informasi dengan matang, lalu menyajikan berita yang sesuai dengan informasi yang ada. Itulah kekuatan jurnalisme yang sejalan dengan visi peningkatan kemampuan literasi dalam gerakan Merdeka Belajar,” ujarnya.

Wartawan Muda

Pada kesempatan yang sama, Mendikbudristek menggarisbawahi pentingnya menguatkan integritas para wartawan muda. Hal tersebut berkenaan dengan peran dan tanggung jawab wartawan sebagai pendidik bagi masyarakat.

“Rekan-rekan wartawan, khususnya para wartawan muda, perlu menyadari bahwa perannya bukan hanya mempublikasikan berita. Misi yang ingin dicapai adalah mendidik masyarakat. Wartawan punya peran yang sama pentingnya dengan guru, yakni menjadi pendidik,” kata Nadiem.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, turut menyambut baik penyelenggaraan SJI. Menurutnya, kurikulum yang diajarkan dapat melahirkan jurnalis-jurnalis yang berintegritas dan multitasking .

“ Multitasking sangatlah diperlukan oleh wartawan masa kini. Di zaman sekarang, wartawan tidak hanya dituntut bisa menulis, tetap juga menguasai foto dan video. Tentunya kami berharap program SJI akan melahirkan penulis-penulis berkualitas, serta fotografer dan videografer yang andal,” ujar Pj Gubernur Jawa Barat.

Program Lanjutan

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengungkapkan, SJI tahun 2024 merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya telah diselenggarakan pada tahun 2016. Program SJI tahun 2024 merupakan program peningkatan kompetensi dan wawasan bagi wartawan yang kurikulumnya senantiasa disesuaikan dengan perkembangan dan perubahan zaman.

Acara pembukaan SJI Angkatan Satu Tahun 2024 juga diisi penandatanganan surat kesepakatan antara PWI dengan lima kampus di Bandung yang meliputi Universitas Pasundan, Universitas Islam Bandung, Universitas Widyatama, Universitas Padjadjaran, dan UIN Sunan Gunung Jati Bandung untuk pelaksanaan program Praktisi Mengajar Kampus Merdeka.

“Sekarang para wartawan dari PWI dapat mengajar di kampus dengan dukungan pembiayaan dari Kemendikbudristek. Melalui kerja sama ini, saya optimistis Indonesia akan memiliki generasi wartawan muda yang kompeten dan berintegritas tinggi,” ungkap Mendikbudristek.(*)

Berita Lain

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna saat ditemui di Kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025. (Foto: Ist./ kompas.com).

Kejagung Ungkap Ada Pengembalian Hampir Rp10 Miliar di Kasus Korupsi Laptop Chromebook

18 Oktober 2025
Hakim Tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan yang diajukan Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Ist./ RES).

Alasan Hakim Tolak Praperadilan Nadiem Makarim

14 Oktober 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS