Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Senin, 3 Juni 2024.(Foto: Ist./KOMPAS.com).

Sekjen PDIP Siap Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

4 Juni 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan siap hadir memenuhi panggilan pihak Polda Metro Jaya, untuk memberikan keterangan terkait pernyataannya di sebuah stasiun televisi nasional.

Namun ia heran alasan polisi memanggilnya, hanya karena menyuarakan hal-hal yang tidak benar yang terjadi saat ini. “Betul sekali besok (Selasa) saya akan menghadiri dan saya akan hadir sebagai warga negara yang taat pada hukum atas surat panggilan yang ditujukan kepada saya untuk melakukan suatu klarifikasi atas suatu kasus,” kata Hasto di Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin, 3 Juni 2024.

“Tetapi saya agak heran, karena yang dipersoalkan itu adalah wawancara saya dengan salah satu media yaitu dengan SCTV,” sambungnya dikutip dari kompas.com.

Padahal wawancara dengan stasiun televisi itu merupakan salah satu bentuk fungsi partai dalam melakukan pendidikan politik. Sebab, fungsi partai itu melakukan komunikasi politik, termasuk menyuarakan hal-hal yang tidak benar. “Maka ya saya akan hadir sebagai bagian dari tanggung jawab saya dan sekaligus meluruskan agar hukum tidak digunakan sebagai alat kekuasaan,” tegasnya.

Berita Lain

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

Hormati Polisi

Meski demikian, petinggi PDIP ini mengaku tetap menghormati institusi Polri yang memanggilnya. Namun menyarankan Polri untuk meneladani kehidupan mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso untuk melindungi masyarakat tertib hukum, bukan justru memproses warga yang menyampaikan kritik.

“Saya akan datang dan saya mengimbau seluruh kader partai tetap tenang, anggota dan simpatisan karena bagi kader-kader PDI Perjuangan yang memiliki legacy di dalam memperjuangkan demokrasi sejak Bung Karno, kemudian Ibu Mega apa yang terjadi ini, bagian dari ritual kehidupan seorang politisi dan saya akan datang dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (*)

Berita Lain

Tangkapan layar CCTV dua pengendara sepeda motor itu diduga pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS. (Foto: Dok. Istimewa).

Tim Hukum Minta Pembuat Foto AI Penyiram Air Keras Aktivis Kontras Dilacak

17 Maret 2026
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Ke 847 nasional 15-16 Desember 2025 Hasilkan 77 Wartawan dinyatakan Kompeten. Para penguji berfoto bersama dg penyelenggara di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya. (Foto: Ist./PWI Jaya).

UKW Nasional PWI ke-847 Hasilkan 77 Wartawan Dinyatakan Kompeten

17 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS