Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
IS terduga pembunuh gadis penjual gorengan di Padang Pariaman. (Foto: Ist./beritasatu.com).

Polisi Padang Pariaman Bekuk Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan

20 September 2024
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Pihak kepolisian akhirnya bisa membekuk Indra Septiarman alias IS, Kamis, 19 September 2024 di rumah salah seorang kerabatnya. Hampir dua pekan buron, terduga pelaku pembunuhan sadis Nia Kurnia Sari gadis penjual gorengan di Kabupaten Padang Pariaman Sumatra Barat, harus menyerah kepada petugas disaksikan ratusan warga yang ikut mengepung rumah persembunyian terakhir terduga pelaku tersebut.

Saat pengejaran petugas kepolisian sempat menemukan tas milik IS yang tertinggal di sebuah pondok saat dilakukan penggerebekan.

“Alhamdulillah, terduga pelaku sudah tertangkap,” kata Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, Kamis, 19 September 2024.

IS ditangkap di pemukiman warga saat polisi melakukan pengejaran. Selanjutnya IS dibawa ke Mapolres Padang Pariaman.

Berita Lain

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Bareskrim Polri Geledah Lima Gudang Tempat Ribuan Handphone Ilegal

Presiden Prabowo Tiba Kembali dari Rangkain Kunker ke Eropa

Kasus ini berawal saat seorang gadis penjual gorengan bernama Nia Kurnia Sari ditemukan tewas dalam kondisi terkubur tanpa busana.

Jasadnya ditemukan tidak jauh dari rumahnya pada Minggu, 8 September 2024.

Terungkap, sebelum menjadi tersangka pembunuhan

Korban berjualan gorengan keliling kampung di Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatra Barat.

IS memiliki catatan kasus kriminal yang pernah menjeratnya.

Beberapa kasus tersebut adalah pencabulan saat dirinya masih di bawah umur dan jual beli narkoba.

Polisi Isolasi

Sebelum penangkapan, Polisi mengisolasi lokasi pelarian pelaku dengan menyebar sejumlah personel ke sejumlah lokasi strategis.

Aparat kepolisian dibantu masyarakat menyisir setiap jejak mencurigakan yang diduga pernah menjadi tempat singgah IS pria berusia 26 tahun itu.

Upaya pencarian mulai mengerucut dengan mengisolasi daerah pelarian pelaku di tiga wilayah kenagarian yang berdekatan dengan tempat tinggal, dan lokasi terakhir pelaku yang sempat dilihat warga beberapa hari lalu. 

“Kami dari Polres terus melakukan upaya pencarian tersangka di beberapa titik, khususnya di wilayah Kecamatan Kayu Tanam Empat Nagari, kita sisir dengan melibatkan beberapa personil Polri dan dibantu juga oleh masyarakat setempat,” ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Achmad Faaisol, seperti diberitakan Nusantara TV dalam program NTV Morning, Kamis, 19 September 2024. 
Selain tim pemburu dari Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman, sejumlah anggota kepolisian dari unit lain juga telah disebar ke sejumlah titik mencurigakan guna memantau pergerakan pelaku agar tidak keluar dari lokasi yang telah diisolasi. (*)

Berita Lain

Ilustrasi pembunuhan (Dok: HMStimes)

Diduga Cemburu Asmara, Pria di Batam Tega Habisi Rekan Prianya di Kamar Kos

10 Maret 2026
Pelaku pengeroyokan WNA Amerika yang berhasil ditangkap di Batam (Dok: Polsek Batu Ampar)

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan WN Amerika di Batam

2 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS