Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pemko Batam meninjau lokasi banjir akibat hujan deras di Kota Batam dan menurunkan alat berat untuk mengevakuasi air yang tergenang di jalan raya. (Foto: Diskominfo).

Pemko Batam Meninjau Lokasi Banjir Akibat Hujan Lebat dan Segera Menurunkan Alat Berat di 13 Titik

15 Oktober 2024
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

HMStimes – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung, meninjau sejumlah titik banjir di Batam, Senin, 14 Oktober 2024. Lokasi yang ditinjau di antaranya Tembesi, Simpang Kepri Mall, dan Simpang Pak Datuk.

Lokasi yang ditinjau tersebut, banjir disebabkan air meluap dari drainase hingga meluber ke jalan raya. Akibat air meluber tersebut, jalan raya tergenang hingga membuat kendaraan memilih berhenti dan mengakibatkan kemacetan.

Sebagai gerak cepat, tim penanggulangan banjir dari Pemko Batam langsung turun ke 13 titik banjir dengan menurunkan excavator long arm.

“Kami kerahkan OPD dan camat untuk memantau situasi di lapangan, inventarisasi wilayah titik banjir dan bencana serta mengambil tindakan kedaruratan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Berita Lain

‎Kasus Dugaan Penipuan di Batam Berakhir Damai, Namun Isu Pencemaran Nama Baik Masih Mengemuka

Kepala BP Batam Berharap Kolaborasi Lintas Sektor dan Kerja Keras Dapat Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi

BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri Tahun 2026

Di kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem seperti hujan deras.

“Semua wapada akan cuaca ekstrem, pantau terus informasi terkait cuaca,” pesan Andi.

Untuk diketahui, curah hujan di Batam menurut data dari BMKG Hang Nadim pada Senin, 14 Oktober 2024 dikategorikan lebat dengan intensitas curah hujan 10-20 mm per jam atau 50-100 mm per hari dan curah hujan tersebut termasuk kategori tinggi yang sangat berpotensi menimbulkan banjir dadakan dibeberapa titik dengan elevasi rendah.

“Sejumlah titik belum dapat diantisipasi dengan ketersediaan drainase,” ujarnya.

Menurutnya, banjir terjadi karena disebabkan drainase yang tak mampu menampung debit air saat hujan turun dikarenakan beberapa ruas jalan masih tahap pengerjaan. Karena itu, saat ini perlu dilakukan normalisasi.

“Kita harapkan dengan normalisasi, banjir tidak terjadi lagi,” katanya.

Ia menegaskan, Pemko Batam saat ini terus berkomitmen secara bertahap untuk menyelesaikan semua titik banjir yang ada di Batam.

“Tidak hanya di sini saja, tapi semua titik yang rawan banjir akan kita selesaikan secara bertahap,” ujarnya.

Berita Lain

Pemandangan Kota Batam dengan latar belakang icon Welcome to Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pemko Batam Kaji Dampak WFH, Belum Ada Keputusan Penerapan

10 April 2026
Sekda Batam saat mendampingi KPK meninjau proyek pembangunan. (Foto: Diskominfo).

Sekda Batam Dampingi KPK, Pastikan Proyek Bebas Korupsi dan Tepat Guna

7 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS