Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Ilustrasi korban tewas diduga gantung diri yang ditemukan di Karawang. (Foto: iStock/aradaphotography).

Ibu Dan Anak Tewas Terjerat Tali Gantungan Di Karawang

25 Oktober 2024
Mangatur Nainggolan, S.E. Mangatur Nainggolan, S.E.
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Seorang perempuan berstatus ibu rumah tangga tewas terjerat tali, yang digantungkan pada kusen pintu kamar rumahnya. Sedangkan satu dari dua anaknya terhindar dari kematian, setelah tali yang juga dijeratkan untuk menggantung mereka pada kusen pintu dapur putus. Namun satu anak lain tewas, demikian dilansir cnnindonesia.com.

Tragedi ibu bersama dua anaknya diduga gantung diri tersebut, terjadi di Desa Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis, 24 Oktober 2024.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Karawang Kota, Kompol Senen Ali mengungkapkan, korban tewas adalah KS (29 tahun) dan DA (9). Sedangkan satu anak lain yakni DS (5) terselamatkan, karena tali gantungannya lepas dari ikatan pada kusen pintu dapur.

Dijelaskan, polisi mendapatkan kabar peristiwa tragis itu, setelah menerima laporan masyarakat.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“Saat kami datang ke lokasi, posisi jenazah sudah diturunkan oleh suami korban, dan langsung dilakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara),” katanya di Karawang seperti dikutip dari Antara.

Jasad dua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk dilakukan autopsi.

Adapun tentang motif, Kompol Senen Ali mengatakan masih dalam penyelidikan polisi. Selain olah TKP polisi juga memeriksa saksi-saksi, termasuk suami korban.

Ditemukan Suami

Ketua RT setempat, Endang menyampaikan, peristiwa ‘bunuh diri’ itu pertama kali diketahui suami korban yang baru pulang kerja.

“Suaminya pulang jam 2 dini hari kaget, melihat istri dan anaknya gantung diri,” kata dia.

Disebutkan, ketika ditemukan korban KS (29) dan anak perempuannya DA (9) sudah dalam keadaan tak bernyawa. Sementara DS (6) anak laki-lakinya selamat usai tali yang mengikat lehernya terlepas. (*)

Berita Lain

Aparat kepolisian bersama warga berada di rumah duka salah satu korban longsor tambang emas ilegal di Desa Aek Guo, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal. (Foto: Ist./ Kompas.com).

Dua Korban Tewas Akibat Tambang Emas Liar Longsor di Mandailing Natal

6 Juli 2026
Kahar Muamalsyah, Ketua Badan Pengurus Nasional Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (BPN PBHI). (Foto: Ist./ posberitakota.com)

Ada Lima Korban Tewas, PBHI Desak Negara Harus Bertanggungjawab dan Akhiri Militerisasi Ruang Sipil

30 Juni 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS