Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Terpilih, Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Provinsi Jabar, Rabu, 22 Januari 2025. (Foto: Ist./edi yusuf).

Dedi Mulyadi: Pembagian Dana Hibah Ormas Di Jabar Tidak Adil

3 Februari 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Terpilih, Dedi Mulyadi menyatakan ada ketidakadilan dalam pembagian dana hibah organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Ia heran, bantuan yang diberikan sangat tidak proporsional. Pembagian hibah tersebut terkesan serampangan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat bersama petinggi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Rapat membahas dana hibah untuk organisasi kemasyarakatan.

Ia pun tercengang mendapat laporan anak buahnya tentang distribusi dana hibah yang bersumber dari APBD Jabar 2025.

Menurut Dedi, mengapa bantuan yang diberikan sangat tidak proporsional.

Berita Lain

Hutama Karya Percepat Kesiapan Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Jambi–Rengat

Harga LPG Nonsubsidi 12 kg Naik Jadi Rp228 Ribu dari Rp192 Ribu

Harga BBM Non-subsidi Naik Hingga Rp23.900/Liter

Dave Laksono Nyalakan Mesin Politik, Upaya Penambahan Suara Partai Golkar

“Untuk KNPI Rp5,5 miliar, Kwartir Pramuka Rp4,8 miliar, terus yang lainnya kecil-kecil terkait kepemudaan antara Rp200-an juta,” kata mantan Bupati Purwakarta, Jabar menanggapi laporan anak buahnya dikutip dari channel Youtube pribadinya di Jakarta, Ahad, 2 Februari 2025.

KNPI Tertinggi

Ia juga merasa aneh mengapa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendapatkan dana hibah tertinggi. Sementara dari laporan yang diterimanya, untuk Muhammadiyah malah tidak mendapatkan hibah sama sekali dari Pemprov Jabar.

“Nah kayak proporsinya, NU (menerima) Rp1,7 miliar, KNPI Rp5 miliar, Pramuka Rp4 miliar, Persis Rp500 juta, Muhammadiyah gak dapat banget,” ujar Dedi tertawa kecil seperti dilansir republika.co.id.

Ia juga menyentil Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) mendapatkan hibah Rp3,1 miliar. Padahal, jika dibandingkan dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Persatuan Islam (Persis) di Jabar, keanggotaan BKPRMI tidak ada apa-apanya.
Menurutnya, ketiga ormas Islam itu mengurus banyak sekali jamaah, namun malah mendapatkan nominal hibah sedikit.

“BKPRMI bantuan lebih tinggi dari Persis. Ini kan Persis organisasi lebih gede yang diakui kelembagaannya, dapat Rp3,1 miliar? Nanti dipikir BKPRMI bukan ormas kayak NU, Muhammadiyah, Persis, ormas Islam ya, ya kelembagaan, ya masak BKPRMI mendapat bantuan lebih (besar) dari Persis, bahkan Muhammadiyah nol, lebih tinggi dari NU,” kata Dedi heran.

Tidak Rasional

Mantan Anggota DPR RI tersebut pun mengajak Pemprov merevisi nilai hibah tersebut. Pasalnya, bantuan yang dikucurkan untuk organisasi tidak berdasarkan ketentuan yang bisa diterima akal publik.

Ia mengajak mereka yang menyusun anggaran bisa membuat bobot organisasi yang menerima hibah agar terkesan adil.
“Saya tak mengomentari, ini dari sisi rasionalitas ini tidak rasional. Dibuatlah proporsi, ormas keagamaan jumlah pemeluknya banyak, bantuannya lebih tinggi, kalau memakai bobot, hitung saja jumlah anggotanya,” katanya.

Untuk 134 Lembaga

Dalam percakapan itu, terungkap Pemprov Jabar mengalokasikan bantuan hibah kepada 134 lembaga dan organisasi yang sudah terverifikasi. Termasuk juga Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) mendapat hibah Rp9 miliar dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar hanya Rp700 juta.

Dedi juga menemukan laporan, total dana hibah yang diberikan Pemprov Jabar kepada lembaga dan organisasi yang belum terverifikasi mencapai Rp151 miliar. Dia pun ingin jajarannya mengalokasikan anggaran tersebut untuk program lain yang lebih bermanfaat. (*)

Berita Lain

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polda Jatim, Kamis, 10 Juli 2025. (Foto: Ist./ TribunJatim.com).

Penyidik KPK Rampung Periksa Gubernur Jatim Di Polda Jatim Pukul 17.55

11 Juli 2025
Penyegelan yang dilakukan ormas GRIB Jaya Kalteng terhadap PT BAP di Barito Selatan viral di media sosial sejak Jumat (1/5/2025).(Foto: Ist./Tangkapan layar medsos).

Ormas Segel Pabrik Di Barito Selatan-Kalteng, Akan Ditindak

5 Mei 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS