Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Lembaga Peneliti USU (Universitas Sumatera Utara) bersama Tim Melakukan pengambilan Sampel Air Dikawasan Waterfront Pangururan. (Foto: Hendrikoh).

Bupati Samosir Undang Peneliti USU Tangani Fenomena Keruhnya Air Danau Toba

26 Juli 2025
Hendrikoh HMS Hendrikoh HMS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

SAMOSIR – Fenomena alam yang menyebabkan keruhnya air Danau Toba membawa keresahan bagi masyarakat, fenomena ini juga dimungkinkan menjadi penyebab kematian ikan. Untuk mengatasi hal ini, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom mengambil langkah kerjasama dengan akademisi dari Universitas Sumatra Utara (USU) melakukan pengambilan sampel air untuk diteliti.

“Ini langkah yang ditempuh Pemkab Samosir bersama Akademisi dari USU, kerjasama untuk mengambil sampel air, selanjutnya untuk dilakukan kajian terhadap fenomena alam di Samosir ini,” kata Vandiko. Dengan kerjasama ini, diharapkan dapat ditemukan penyebab pasti dari fenomena ini dan dapat diambil langkah-langkah penanganan yang tepat.

Lembaga Peneliti USU bersama tim melakukan pengambilan sampel air di kawasan Water Front Pangururan, 25 Juli 2025, dan termasuk nantinya di kawasan perairan Sibeabea. Sampel air yang sudah diambil dari beberapa titik ini sudah dibawa ke laboratorium USU untuk di analisis selanjutnya.

Melihat kondisi saat ini, Peneliti dari USU Ahli Limnologi Prof. Ternala Alexander Barus menjelaskan, penyebab kekeruhan air Danau Toba kemungkinan dikarenakan adanya perputaran air akibat angin kencang yang menyebabkan air di dasar beserta endapannya naik ke permukaan. “Di dasar sudah terjadi pembusukan yang bisa menghasilkan amoniak, H2S, belerang yang toksin dan ketika naik ke permukaan menyebabkan ikan mati, karena Kandungan oksigen sudah sangat rendah dibawah 2 mg/ liter dan sebaiknya diatas 4. Tapi kami akan melakukan kajian untuk memastikan hal ini” terang Ternala.

Berita Lain

Wabup Ariston Ajak Koperasi Desa Bergerak Cepat, Tekankan Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong

Wabup Ariston Tua Sidauruk: Ramos Pantas Jadi Langkah Nyata Wujudkan Samosir Bebas Stunting

Pemkab Samosir Sambut Pelari dari 27 Negara, TOTK Tampilkan Samosir di Panggung Internasional

Sepakat, Bupati Samosir dan DPRD Teken KUA-PPAS APBD 2026

Langkah Penanganan

Untuk penanganan selanjutnya, Vandiko berharap uji laboratorium yang dilakukan pihak USU dapat segera keluar sehingga Pemkab Samosir dapat melakukan langkah-langkah penanganan kedepan. “Kami harap masyarakat dapat bersabar, kita tunggu hasilnya jika sudah keluar nantinya Pemkab Samosir akan berusaha maksimal dalam penanganan lebih lanjut,” ucap Vandiko.

Dengan kerjasama ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi fenomena alam yang menyebabkan keruhnya air Danau Toba dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Berita Lain

Kondisi air di waduk Nongsa. (Foto: Humas BP).

Siapkan Ketahanan Air, BP Batam Buka Peluang Kerja Sama Kemitraan

16 Oktober 2026
Pembudi daya ikan di Danau Batur Kabupaten Bangli Provinsi Bali. (Foto: Ist./ cnnindonesia.com).

25 Ton Ikan Budidaya Mati Akibat Fenomena Letupan Belerang di Danau Batur – Bali

24 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS