Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan saat paparan, bila Indonesia belum sepenuhnya siap mengganti mobil konvensional menjadi bertenaga listrik. (Foto: Ist./ liputan6.com).

Ignasius Jonan: Indonesia Belum Siap Ganti Mobil Konvensional Jadi Bertenaga Listrik

30 Juli 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan menyatakan, Indonesia belum sepenuhnya siap mengganti mobil konvensional menjadi bertenaga listrik.
“Untuk 25 tahun atau satu generasi ke depan dari sekarang, mereka ini Gen Z dan Alpha, yang cocok adalah PHEV atau hybrid,” ungkapnya, di The 19th Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) 2025, Selasa, 29 Juli 2025. 

Ia menilai, Indonesia belum siap secara infrastruktur untuk meletakan secara merata stasiun pengisian kendaraan listrik sebanyak SPBU ataupun SPBG.

“Untuk buat charging station sebanyak SPBU atau gas di Indonesia, apakah bisa? Karena Waktu tahun 2016 saat saya ditugaskan di Kementerian ESDM, dari 7.500 kecamatan, SPBU resmi hanya ada di 1.500 kecamatan saja. Jadi inilah tantangannya untuk memperbanyak charging station,” tuturnya dilansir liputan6.com.

Lalu alasan lainnya adalah, PLN sebagai operator pengisian kendaraan listrik dinilai belum mampu membuat smart grid.
Seperti mempertimbangkan perlu berapa mega atau giga watt yang harus disediakan dan dipastikan tercukupi selama 24 jam.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

“Terakhir, bagaimana nanti sisa baterainya? Treatment -nya gimana?” ujarnya.

Zaman Berubah

Belum lagi tren perubahan zaman. Bila hari ini Gen Z dan Alpha itu membutuhkan mobil, belum tentu beberapa tahun ke depan juga butuh.
Bisa jadi kebutuhan mereka sudah tercukupi dengan adanya taksi-taksi online yang mudah didapat.

“Mereka itu enggak kayak kita yang fokus pada satu tempat, enggan berpergian, mereka mobilitasnya tinggi, inginnya praktis. Jadi pengusaha indusri otomotif perlu survei keinginan itu ke usia-usia seperti mereka, 20 hingga 30an, maunya seperti apa?” katanya.

Dalam kesempatan GIAC 2025, ada beberapa pembicara yang dihadirkan untuk menjawab tantangan kendaraan ramah lingkungan, seperti cita-cita pemerintah. Para pembicara tersebut adalah Hao Quoc Tien, Deputy Chief Executive Officer of the Asia Region Toyota Asia DCEO.

Lalu, Mikael Hagsten, selaku Retail Operation Volvo Cars Corporation, Evin Ye selaku VP President Geely Auto International Corporation, serta Alin Halimutassidiah, selaku Head of Green Economy and Climate Research Friup LPEM BEM UI. (*)

Berita Lain

Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, Pertamina, dan PLN. (Foto: Humas BP).

Cegah Liarnya Kenaikan Harga BBM di Batam, Li Claudia Chandra Konsolidasikan Pelaku Usaha, Pertamina, dan PLN

13 April 2026
Gedung PLN Kota Batam (Dok: PLN Batam)

PLN Batam Tindak Penyalahgunaan Listrik MKS di Sungai Bandas

11 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS