Senin, 26 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Laka Lantas terjadi di Jalan Hang Lekiu Nongsa Sambau, pada Rabu, 20 Agustus 2025 sekitar pukul 19.21 WIB. (Foto: HMS./ Pahala Gultom).

PJU Mati Bertahun-Tahun, Dua Pengendara Luka Serius dalam Kecelakaan di Nongsa.

21 Agustus 2025
Pahala Gultom Pahala Gultom
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Batam, tepatnya di Jalan Hang Lekiu Nongsa Sambau, pada Rabu, 20 Agustus 2025 sekitar pukul 19.21 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat BP 3741 IC dan Honda Verza 150 BP 2257 OJ. Akibat benturan keras, seorang remaja perempuan mengalami luka berat, sedangkan seorang pria juga menderita cedera serius.

Saksi mata menjelaskan bahwa insiden bermula ketika pengendara Honda Verza melaju dari arah Sambau dengan kecepatan cukup tinggi. Ia berusaha mendahului kendaraan roda dua di depannya. Pada waktu yang hampir bersamaan, pengendara Honda Beat dari arah Simpang Simphony Batu Besar juga mencoba menyalip sebuah dump truck bermuatan pasir. Karena keduanya sama-sama melakukan manuver mendahului, tabrakan pun tidak terhindarkan.

“Pas dua-duanya sama-sama mau nyalip, langsung tabrakan depan-depanan, keras sekali benturannya,” ungkap seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Benturan tersebut membuat pengendara Honda Beat, yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun, mengalami luka parah. Pengendara Honda Verza juga mengalami cedera serius. Polisi segera mengevakuasi keduanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam agar mendapat perawatan intensif.

Berita Lain

Prajurit Kopasgat yang Tendang Motor Ibu Bonceng Anak di Jatiwarna, Sudah Ditahan

Selain faktor kecepatan, kondisi jalan turut memperparah risiko kecelakaan. Hasil pantauan di lokasi menunjukkan jalur itu sangat gelap, sebab hampir seluruh lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tidak berfungsi. Padahal, deretan tiang PJU berdiri di sepanjang jalan. Warga menyebut lampu jalan sudah mati bertahun-tahun, namun pemerintah belum melakukan perbaikan.

“Sering sekali terjadi kecelakaan di sini. Jalan rusak, kemudian lampu PJU juga tidak nyala. Dari banyak tiang PJU, paling hanya satu atau dua lampu yang hidup. Sudah bertahun-tahun dibiarkan,” kata seorang warga sekitar.

Selain minim penerangan, kondisi jalan menurun, bergelombang, dan berlubang juga kerap menyulitkan pengendara. Menurut warga, kecelakaan di jalur Nongsa–Batu Besar sudah berulang kali terjadi karena banyak pengendara kehilangan kendali saat berusaha menghindari jalan rusak.

Di lokasi kejadian, warga menemukan sebuah helm putih dengan tulisan “Safety First” dan nama Jonatan Ginting di bagian samping. Helm tersebut diduga milik pengendara Honda Verza. Namun, hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait identitas korban maupun kondisi terbaru keduanya.

Saat ini, Unit Laka Lantas Polresta Barelang masih mendata dan menyelidiki penyebab kecelakaan. Faktor kecepatan tinggi, jalan rusak, serta tidak berfungsinya lampu jalan diduga berkontribusi kuat terhadap insiden tersebut.

Berita Lain

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano. (Foto: Humas BP).

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

5 Oktober 2026
Salah satu waduk di Kota Batam tempat menampung air bersih sedang surut. (Foto: HMS./ Ist).

Akibat Kemarau Panjang Sejumlah Wilayah di Kota Batam Mengalami Krisis Air

21 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS