SAMOSIR – Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan kerukunan di tengah gejolak nasional yang terjadi saat ini. Dalam diskusi bersama stakeholder di Aula Kantor Bupati Samosir, Forkopimda Kabupaten Samosir melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
Bupati Samosir menekankan pentingnya koordinasi antara Forkopimda sebagai langkah awal untuk menyikapi isu yang berkembang di masyarakat. Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan lebih memilih dialog yang baik untuk menyampaikan aspirasi.
Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial. Sementara itu, Ketua FKTM Obin Naibaho meyakini bahwa masyarakat Samosir masih erat dengan prinsip “Dalihan Natolu” sehingga Samosir akan selalu aman dan damai.

Mengantisipasi Isu di Media Sosial
Kajari Samosir, Karya Graham Hutagaol, meminta masyarakat untuk kompak menjaga sikap dalam menyikapi video yang beredar di media sosial. Polres Samosir, Rina Frillya, menyebutkan bahwa demonstrasi juga terjadi di Sumatra Utara, sehingga perlu antisipasi agar tidak terjadi di Samosir.
Bupati dan Forkopimda berharap masyarakat Samosir untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berkembang di masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan dialog yang konstruktif, diharapkan situasi di Samosir tetap kondusif dan damai.



