Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem. (Foto: Ist./ detikcom).

Kekhawatiran Mualem, Korban Bencana Mati Kelaparan di Daerah Terisolir

7 Desember 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, menyampaikan kekhawatirannya terkait bencana alam yang menerjang Aceh beberapa saat lalu. Mualem khawatir banyak warganya yang meninggal dunia karena kelaparan di daerah terisolir.

“Kondisi pengungsi sangat membimbangkan (mengkhawatirkan), mereka mati bukan karena banjir, tapi mati karena kelaparan, itu saja,” kata Mualem kepada wartawan, Sabtu, 6 Desember 2025 dikutip detikcom.

Dia mengatakan Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sebagian Bireuen menjadi daerah terparah terdampak banjir. Saat ini paling dibutuhkan pasokan sembako dan air bersih.

“Masyarakat sangat membutuhkan sembako terutama di pedalaman belum terjamah,” jelasnya.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Penyaluran Sulit

Ketua Umum Partai Aceh itu menyebutkan, penyaluran bantuan ke daerah pedalaman sangat sulit karena tidak ada akses darat. Logistik untuk pengungsi harus dipasok menggunakan perahu karet.

Dia meminta semua pihak termasuk kepala desa supaya proaktif agar bantuan dapat tersalurkan. Selain itu, fasilitas umum juga banyak hancur.

Dia juga sudah mengunjungi sejumlah daerah terdampak banjir di wilayah timur dan tengah.

Berdasarkan pantauannya, bencana yang terjadi pekan lalu seperti tsunami melanda 21 tahun silam.

“Saya pribadi melihat banjir dan longsor ini adalah tsunami kedua,” ujarnya. (*)

Berita Lain

Tiga petani Aceh yang masih dilakukan penahanan buntut konflik agraria (Dok: Konsorsium Pembaruan Agraria)

Konsorsium Pembaruan Agraria Desak Pembebasan Tiga Petani Aceh

6 April 2026
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Foto: Ist./dok. Kemendagri).

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana

26 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS