Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta semua jajarannya untuk merespons dengan cepat setiap laporan masyarakat. (Foto: Ist./Dok. CNNINDONESIA.COM).

Kapolri Minta Jajaran Tak Baper dengan ‘No Viral No Justice’

31 Desember 2025
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran Polri untuk mempercepat respons terhadap seluruh bentuk pengaduan masyarakat.

Ia meminta agar jangan sampai ada lagi fenomena ‘No Viral No Justice‘ di media sosial, akibat lambatnya respons dari anggota terhadap aduan dari masyarakat.

“Bagaimana polisi bisa respons cepat terhadap segala macam bentuk pengaduan, jangan sampai selalu ada muncul istilah no viral no justice ,” ujar Kapolri dalam Rilis Akhir Tahun 2025 di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025 dilansir cnnindonesia.com.

Kapolri juga meminta agar seluruh aduan masyarakat untuk terus ditindaklanjuti tanpa memandang viral atau tidaknya kasus tersebut.

Berita Lain

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Forbes: Budi dan Michael Hartono dengan Kekayaan US$43,8 Miliar Bertahan di Posisi Pertama

KontraS Duga Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bukan Atas Kehendak Pribadi

Ketua Ombudsman Yang Ditangkap Kejagung Miliki Kekayaan Rp4 Miliar

Selain itu Kapolri juga meminta, agar jajaran tidak baper (bawa perasaan) ketika fenomena ‘no viral no justice‘ muncul.
“Karena memang fenomenanya sedang seperti ini. Kita tidak boleh kemudian baperan. Namun bagaimana ke depan apa yang menjadi harapan masyarakat apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ucap Kapolri yang akrab disapa Jenderal Sigit.

Makin Responsif

Lebih lanjut ia juga meminta agar semua polisi semakin responsif dan melakukan pembenahan. Ia pun mengingatkan agar seluruh anggota tidak boleh merusak apa yang sudah baik di Polri.
“Termasuk tadi ada pesan jangan sampai yang sudah baik, kita rusak lagi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga meminta maaf kepada masyarakat terkait capaian kinerja Kepolisian yang belum memenuhi harapan masyarakat di tahun 2025.

Ia mengakui bahwa Polri di bawah kepemimpinannya masih jauh dari kata sempurna. Oleh karenanya, ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami menyadari pelaksanaan tugas Polri jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia atas nama pimpinan Polri, mewakili keluarga besar Polri, kami mengajukan dari lubuk hati kami yang paling dalam permohonan maaf,” ucap Sigit. (*)

Berita Lain

Ilustrasi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (Dok: Istimewa)

KontraS Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

19 Maret 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (dua dari kanan) dan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto (baju biru) saat meresmikan dan groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. (Foto: Ist./dok Polri).

Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan dan Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

18 Maret 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS