Senin, 26 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist./Fraksi Golkar).

Stok BBM Baru Cukupi 21 Hari, Menteri ESDM Dorong Pembangunan Storage

26 Januari 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia saat ini baru mencukupi untuk kebutuhan sekitar 21 hari, jauh di bawah standar internasional yang berada di kisaran 90 hari.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
“Idealnya dalam konsensus internasional itu tiga bulan. Maka apa yang harus kita lakukan adalah membangun storage. Storage ini bukan hanya soal crude, tapi juga produk BBM,” kata Bahlil dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Sabtu, 24 Januari 2026 dan disiarkan LKI – Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar Minggu, 25 Januari 2026.

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas penyimpanan BBM dan infrastruktur distribusi menjadi langkah krusial untuk menjamin keandalan pasokan energi nasional.
Peningkatan kapasitas storage BBM juga mengurangi risiko gangguan distribusi di tengah tingginya kebutuhan energi dalam negeri.

Ketergantungan Impor

Berita Lain

Puluhan Warga Hilang Tertimbun Tanah, DPR Desak Investigasi Penyebab Longsor di Kabupaten Bandung Barat

Aturan Baru Menkomdigi untuk Perketat Registrasi Kartu Seluler

Raksasa Properti Dubai Resmi Investasi Rp4 Triliun di IKN

Seluruh Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Selain persoalan cadangan, Bahlil juga menyinggung masih besarnya ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

Saat ini, kebutuhan solar nasional mencapai sekitar 38 juta kiloliter (KL) per tahun, sementara kapasitas produksi dalam negeri baru berada di kisaran 14–16 juta KL.

Untuk menutup kesenjangan tersebut, pemerintah melakukan intervensi melalui pemanfaatan bahan bakar nabati (B40) yang berasal dari campuran Crude Palm Oil (CPO) dan metanol.

“Lifting minyak kita tidak bisa naikkan secara cepat, maka kita intervensi dengan energi nabati,” ujarnya.

Bahlil juga menegaskan, penguatan storage BBM merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun ketahanan, kedaulatan, dan kemandirian energi nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah tengah mempercepat modernisasi kilang, pembangunan infrastruktur energi, serta penyiapan feed stock domestik untuk memperbaiki struktur pasokan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor. (*)

Berita Lain

Sudirman Said mantan Menteri ESDM  (Foto: Ist./ detikcom).

Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said Buka Suara

24 Desember 2025
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. (Foto: Humas BP).

Dorong Kebijakan Subtitusi LPG 3kg, BP Batam Dukung Kebijakan Jargas di Kota Batam

24 Desember 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS