Rabu, 28 Januari 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras saat bersilaturahmi dan memberi bantuan motor kepada Suderajat penjual es kue jadul yang viral. (Foto: Ist./ detikcom).

Kapolres Depok Beri Bantuan Motor dan Modal Usaha ke Penjual Es Kue Viral

28 Januari 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro Depok, Kombes Abdul Waras mengunjungi kediaman Suderajat, penjual es kue yang sempat viral di media massa dan media sosial serta mengundang berbagai komentar publik. Kedatangannya selain untuk bersilaturahmi, sekaligus memberikan bantuan sepeda motor dan modal usaha.

Kapolres menjelaskan kedatangannya ke kediaman Suderajat di Bojonggede ini mengingat Bojonggede termasuk dalam wilayah hukum Polres Metro Depok meski secara administratif adalah bagian dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Dan hari ini kami hadir di sini untuk bisa sedikit memberikan bantuan kepada beliau. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk usaha beliau,” kata Kombes Abdul Waras di lokasi, Selasa, 27 Januri 2026 dikutip detik.com.

Bantuan tersebut berupa sepeda motor dan modal usaha untuk Suderajat. “Motor dengan sedikit modal usaha untuk beliau,” tuturnya.

Berita Lain

Kepala BP Batam Sambut Baik Kepengurusan Baru KADIN, Dorong Sinergi dan Energi Positif Bagi Ekonomi Batam 2026

Ir. Hj. Sari Yuliati, MT Jadi Wakil Ketua DPR RI Gantikan Adies Kadir

DPR Sepakati Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Rupiah Menguat

Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

Suderajat pun menyatakan ingin berjualan es kue lagi. Namun dia mengaku masih takut. Tetapi kini ia bersyukur dan berterima kasih kepada Kombes Abdul Waras atas pemberian bantuan itu. “Terima kasih banyak ya Pak,” ujar Suderajat.

Kemudian, istri Suderajat bahkan meneteskan air mata usai mendapat bantuan tak terduga tersebut. Ia juga mengaku bersyukur atas pemberian motor tersebut.

Kisah Suderajat

Kisah Suderajat viral usai beredar video ke masyarakat setelah ditayangkan stasiun televisi. Media menayangkan, Suderajat dicurigai menjual es hunkue berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Belakangan hasil labfor menyatakan bahwa es kue yang dijual Suderajat aman dan layak dikonsumsi.

Dalam video viral tersebut tergambar ada aparat TNI dan Polri terkesan menginterogasi, bahwa es yang dijual Sudrajat sebagai bahan makanan yang berbahaya. Apalagi jika dimakan anak-anak.

Aparat tersebut pun mengambil barang dagangan yang dijajakan Sudrajat. Salah satunya bahkan meremas jajanan tersebut tanpa sarung tangan, kemudian memaksa Suderajat yang tampak ketakutan untuk memakannya.

Sikap Arogan

Sikap aparat yang dinilai arogan tersebut mengundang reaksi dan berbagai komentar sebagian warga terhadap institusi TNI dan Polri.

Atas video viral tersebut kedua aparat yakni, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Serda Heri Purnomo menyampaikan permintaan maaf.

“Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima wartawan, Selasa, 27 Januari 2026.

Mereka meminta maaf lantaran telah menyimpulkan terlalu cepat terkait jajanan tersebut tanpa menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor.

Ikhwan pun menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan tidak bermaksud mencemarkan nama baik pedagang bernama Sudrajat itu.

“Kami turut merasakan bagaimana situasi ini dapat mempengaruhi usaha dan kehidupan beliau sebagai pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga. Kami juga memohon maaf kepada warga masyarakat seluruhnya apabila video tersebut menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, ataupun sentimen negatif terhadap institusi kami,” katanya.

Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi keduanya. Ikhwan memastikan ke depan akan mengedepankan prinsip kehati-hatian sebelum menyebarkan informasi kepada masyarakat luas. (*)

Berita Lain

Klarifikasi istri polisi kepada media HMStimes. (Foto: HMS/ Gultom).

Istri Polisi FB Buka Suara, Sebut KP Coba Hancurkan Rumah Tangga dan Rendahkan Pekerjaannya

15 September 2025
Pemandangan permukaan air Danau Toba yang berwarna coklat dan keruh. (Foto: Istimewa/ detik.com).

Cuaca Ekstrem Penyebab Air Danau Toba Mendadak Keruh

22 Juli 2025

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS