JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan bakti sosial (baksos) dan bakti kesehatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Tangerang, Provinsi Banten, Senin, 16 februari 2026.
Acara yang berlangsung di PT Victory Chingluh Indonesia, Jalan Otonom Pasar Kemis, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tersebut meliputi pemberian santunan kepada 53 anak yatim, bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA, renovasi tiga rumah buruh tidak layak huni, pembagian 1.500 paket sembako, serta layanan kesehatan dan donor darah para pekerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta jajaran Polda Banten, Direktur Utama PT Victory Chingluh Indonesia, Jack Lee, Penasehat Kapolri yang juga Presiden ASEAN Trade Union Council dan Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, serta Forkopimda Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung perjuangan buruh.
“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun KSPSI yang ke-53. Di usia ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan kesejahteraan menjadi perjuangan kita bersama. Polri akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh,” ujar Kapolri dilansir cybernewsnasional.com.
Stabilitas Ekonomi
Menurut Kapolri, sinergi antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan pekerja. Ia menekankan pentingnya keberlangsungan perusahaan agar lapangan kerja tetap tersedia.
“Kita ingin perusahaan terus berjalan sehingga buruh yang bekerja juga mendapatkan kesejahteraan. Karena itu, kita dorong agar iklim usaha dan investasi di Indonesia tumbuh dengan baik sehingga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” lanjutnya.
Selain itu, Kapolri menyampaikan bahwa program pemerintah ke depan, termasuk modernisasi dan hilirisasi pada tahun 2026, diharapkan mampu membuka peluang kerja baru, khususnya di sektor formal. Ia juga menyinggung pentingnya optimalisasi layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan agar buruh mendapatkan akses layanan yang lebih baik.
“Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap membuka ruang pekerjaan baru, namun di sisi lain hak-hak buruh tetap kita perjuangkan semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Sinergitas Nyata
Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polri, elemen buruh, dan dunia usaha di wilayah Banten.
“Kami sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. Ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan antara Polri dengan para pekerja serta masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap momentum bakti sosial dan donor darah tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat nyata bagi buruh dan masyarakat.
“Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendorong terciptanya iklim industri yang aman, harmonis, dan produktif di wilayah Banten,” tutup Kapolda. (*)



