Minggu, 25 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, Kompol Tri Prasetyo. (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Polda Kepri Cegah Keberangkatan 7 CPMI Nonprosedural ke Malaysia

3 Maret 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau menggagalkan keberangkatan tujuh Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang hendak berangkat secara nonprosedural ke Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Center, Kota Batam, Senin (2/3/2026) lalu.

Ketujuh CPMI tersebut diamankan sekitar Pukul 13.00 WIB saat akan bertolak menuju Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia. Mereka diduga akan bekerja di negara tujuan tanpa melalui prosedur resmi sebagai pekerja migran.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, Kompol Tri Prasetyo mengatakan, petugas mendapati kejanggalan pada dokumen perjalanan para calon pekerja tersebut.

“Ketujuh orang ini menggunakan paspor pelancong untuk berangkat ke Malaysia. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka diduga akan bekerja, namun tidak dilengkapi dokumen sebagai pekerja migran,” kata Kompol Tri, Selasa (3/3/2026).

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Ia menjelaskan, ketujuh CPMI itu langsung dibawa ke kantor Polda Kepulauan Riau untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidik masih mengumpulkan bahan keterangan guna menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mengoordinasikan pemberangkatan tersebut.

“Kami masih mendalami dan mengumpulkan bahan keterangan,” ujarnya.

Setelah dimintai keterangan, ketujuh CPMI tersebut diserahkan kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Batam untuk mendapatkan pendampingan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sepanjang 2025, Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri mencatat telah melakukan penindakan terhadap 82 kasus. Sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, terdapat empat kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berhasil diungkap.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural karena berisiko menimbulkan persoalan hukum dan membuka peluang terjadinya eksploitasi,” tutupnya.

Berita Lain

Barang bukti 2,6 ton methamphetamine (sabu cair) salah satu jenis narkoba di perlihatkan dalam konperensi pers di Dermaga Tanjung Uncang, Batam Jumat, 21 Agustus 2026. (Foto: Ist./ dok.TNI AL).

2,6 Ton ‘Methamphetamine’ Gagal Diselundupkan di Laut Kepri

22 Agustus 2026

Pegawai Pemerintah Malaysia Diperas di Batam, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

6 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS