Minggu, 25 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Personel Lanal Tanjung Balai Karimun menggiring para tersangka penyelundupan (Dok: Lanal TBK)

Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Balpres dan Rokok Ilegal dari Batam ke Riau

4 Maret 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM – Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun (TBK) menggagalkan upaya penyelundupan barang bekas dan rokok tanpa pita cukai yang diangkut melalui jalur laut dari Batam menuju Provinsi Riau. Penindakan dilakukan di perairan Pulau Sanglar, Kabupaten Karimun, Sabtu (28/2/2026) lalu.

Operasi tersebut melibatkan Tim Quick Response Regional Naval Command IV bersama Satuan Tugas Operasi Intelmar Mantera Sakti-26 Koarmada I. Aparat mengamankan sebuah kapal kayu jenis pompong berukuran 3 gross ton (GT) tanpa nama.

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel C Noya mengatakan, kecurigaan muncul ketika petugas mendeteksi kapal berlayar tanpa lampu penerangan dan melakukan manuver tidak wajar di perairan utara Pulau Benah, Kecamatan Durai.

“Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kapal tersebut,” kata Letkol Samuel, Rabu (4/3/2026).

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Dari pemeriksaan awal, ditemukan muatan tanpa dokumen resmi berupa 75 koli sepatu bekas sebanyak 4.566 pasang, sembilan lembar karpet, serta 15 kardus rokok tanpa pita cukai. Barang-barang itu diduga akan diedarkan tanpa melalui prosedur kepabeanan yang sah.

Berdasarkan keterangan awak kapal, pompong tersebut berangkat dari kawasan Jembatan 5 Barelang, Batam, dan hendak menuju perairan Pulau Muda, Sungai Kampar, Riau. Muatan rencananya dipindahkan ke kapal lain di tengah laut menggunakan metode ship to ship untuk menghindari pemeriksaan.

Dalam penindakan itu, satu nakhoda dan dua anak buah kapal berinisial I, A, dan C diamankan. Ketiganya merupakan warga Batam. Kepada petugas, mereka mengaku telah tiga kali mengangkut barang serupa dengan rute yang sama dan berdalih hanya bertugas sebagai pengantar.

Samuel menyebutkan, identitas pemilik barang telah dikantongi. Ia adalah seorang warga Pekanbaru berinisial Z. Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan kepada Bea Cukai Karimun untuk proses hukum lebih lanjut.

“Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap praktik perdagangan ilegal yang berpotensi merugikan penerimaan negara,” tutupnya.

Berita Lain

Kapal Giuseppe Garibaldi hibah dari Italia ini akan menjadi KRI Gajah Mada, kapal induk pertama milik TNI AL. (Foto: Ist./ seaforces.org).

ITS Garibaldi Tinggalkan Port Said, Biaya BBM Kapal Rp95,8 juta/Jam

29 Agustus 2026
Barang bukti 2,6 ton methamphetamine (sabu cair) salah satu jenis narkoba di perlihatkan dalam konperensi pers di Dermaga Tanjung Uncang, Batam Jumat, 21 Agustus 2026. (Foto: Ist./ dok.TNI AL).

2,6 Ton ‘Methamphetamine’ Gagal Diselundupkan di Laut Kepri

22 Agustus 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS