BATAM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menilai penugasan berulang dari pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, menjadi indikator positif bagi perkembangan industri galangan kapal di wilayah Kepulauan Riau.
Menurut Ansar, kepercayaan tersebut mencerminkan kapasitas dan kredibilitas industri galangan kapal di Batam yang kian diakui secara nasional.
Ia menilai konsistensi penugasan proyek dari pemerintah pusat menjadi sinyal kuat bahwa daerah tersebut memiliki daya saing yang terus meningkat.
“Kami mendorong para pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,: kata Ansar di Kota Batam, Selasa (17/3/2026) malam.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan melalui kebijakan dan regulasi yang memperkuat ekosistem industri perkapalan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus meningkatkan investasi di sektor maritim.
Lebih jauh, Ansar menilai kesinambungan proyek yang diberikan kepada Batam membuka peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sektor maritim.
“Dengan penguatan industri galangan kapal, Kepulauan Riau diharapkan dapat menjadi salah satu pusat industri maritim strategis di Indonesia,” tutupnya.



