Batam, HMS Times – Menjelang Idulfitri 2026, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri bersama Direktorat Samapta menggelar operasi gabungan di pelabuhan internasional dan domestik di Batam untuk mencegah masuknya narkotika dan barang berbahaya lainnya.
Dalam operasi yang digelar pekan ini, polisi menurunkan personel Ditresnarkoba serta Unit Satwa (K-9) Dit Samapta. Empat ekor anjing pelacak dikerahkan untuk membantu pemeriksaan barang bawaan penumpang. Razia difokuskan di pelabuhan internasional HarbourBay, Batam Center, dan Sekupang, serta pelabuhan domestik.
Operasi dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin Kompol Muhammad Komarudin, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan intensif terhadap penumpang, terutama yang datang dari luar negeri, termasuk Malaysia.
Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho mengatakan, operasi ini sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran narkoba melalui jalur laut.
“Pemeriksaan dilakukan menyeluruh dengan bantuan anjing pelacak agar tidak ada narkotika maupun barang berbahaya yang lolos,” kata Kombes Pol Joko, Kamis (19/3/2026).
Di Pelabuhan Internasional HarbourBay, sebanyak 10 personel Unit Satwa diterjunkan bersama empat K-9 untuk melakukan pemeriksaan acak terhadap barang bawaan penumpang. Hasilnya, tidak ditemukan narkotika maupun barang berbahaya selama kegiatan berlangsung.
Meski hasil razia nihil, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi penyelundupan narkoba yang kerap memanfaatkan pelabuhan sebagai jalur masuk.
“Kami akan terus memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah, khususnya pelabuhan, agar keamanan masyarakat tetap terjaga selama mudik Lebaran,” tegasnya.



