Batam, HMS Times – Polda Kepulauan Riau meningkatkan pengamanan pada fase awal arus balik Idulfitri 2026. Sejumlah titik simpul transportasi menjadi perhatian utama seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca lebaran.
Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan, penguatan pengamanan dilakukan dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2026. Seluruh personel disiagakan di lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan, seperti pelabuhan internasional dan domestik, bandara, terminal, serta jalur utama antarwilayah.
“Memasuki periode awal arus balik, fokus kami pada pengamanan pergerakan masyarakat setelah puncak arus mudik,” kata Kombes Pol Nona, Rabu (25/3/2026).
Menurut Nona, pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di wilayah hukum Polda Kepri dioptimalkan untuk mendukung kelancaran arus balik. Kehadiran petugas di lapangan juga diperkuat melalui patroli rutin dan pengawasan di titik-titik strategis.
Di sektor transportasi darat, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar-masuk wilayah Kepri turut dilakukan, mencakup aspek kelayakan kendaraan dan kesiapan pengemudi.
Sementara itu, pengawasan juga diperketat di pelabuhan penyeberangan, termasuk pelabuhan ferry dan ro-ro, serta di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode arus balik.
Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi aturan perjalanan, menjaga barang bawaan, serta memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari penumpukan penumpang.
Berdasarkan analisis sementara, kepolisian memperkirakan puncak arus balik akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diminta menggunakan jalur resmi dalam pembelian tiket dan menghindari perantara tidak resmi.
“Penjualan tiket agar dilakukan melalui saluran resmi yang telah ditetapkan penyedia layanan untuk menghindari potensi penipuan,” tutupnya.



