Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: Ist./ Republika.co.id).

Menkop: Setiap Koperasi Merah Putih Dapat Truk dan Pikap Buatan India

30 Maret 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengungkapkan, truk dan pikap yang telah telanjur diimpor dari India, tetap akan disalurkan untuk operasional Koperasi Merah Putih (KMP). Adapun yang mendapatkan kendaraan adalah, KMP yang sudah siap beroperasi.

“Kemarin karena telanjur (impor), jumlahnya masih ribuan, kita akan penuhi untuk operasional di koperasi desa yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya,” kata Ferry selepas acara halal bihalal DPW Syarikat Islam Jabar, Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat, Ahad, 29 Maret 2026 dikutip Republika.co.id.

Ferry menjelaskan, setiap koperasi, nantinya mendapatkan satu unit truk dan satu pikap, serta sepeda motor. Hal itu guna memudahkan dan memperlancar arus mobilitas barang dari desa ke luar maupun dari luar ke desa. “Sekarang ribuan truk dan pick-up sudah didistribusikan di koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (sekitar 2.400 koperasi),” ucapnya.

Meski sudah mendistribusikan kendaraan operasional impor untuk KMP, Ferry mengakui, pemerintah seharusnya tetap memprioritaskan industri otomotif dari dalam negeri atau yang telah berinvestasi di Indonesia. “Tapi sekiranya kurang kita tentu diperbolehkan untuk mengambil dari negara mana pun,” ujar wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

Berita Lain

Kemenimipas Bina 365 ASN Pelanggar Disiplin di Nusakambangan

BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Pertamina Pertahankan Harga Pertalite Rp10.000/Liter

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 190 kg Emas di Bandara Halim Perdanakusuma

Sebanyak 15 Korban Tewas Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur Teridentifikasi

Menperind dan Gaikindo

Meski demikian, menurut Ferry, telah ada pembicaraan antara dirinya dengan Menteri Perindustrian (Menperind), Agus Gumiwang Kartasasmita dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), guna memenuhi sisa kebutuhan KMP.

Total di Indonesia ada sekitar 80 ribu KMP. “Untuk memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih, kita sudah membicarakan ini dengan Pak Menteri Perindustrian, dengan Gaikindo dan kita akan prioritaskan di industri otomotif kita yang sudah terbangun di dalam negeri,” tuturnya.

Pemerintah telah memberikan akses permodalan awal bagi KMP dengan plafon hingga Rp3 miliar per unit yang berasal dari Bank Himpunan Negara (Himbara), dengan bunga sekitar 6 persen per tahun. Untuk tenor ditetapkan 6-10 tahun dan masa tenggang (grace period) 6-8 bulan.

Agrinas Impor

Sebelumnya, dilaporkan Agrinas Pangan mengimpor mobil truk dan pikap dari India untuk mendukung operasional KMP. Impor itu terdiri 35 ribu unit mobil pikap 4×4 produksi Mahindra Ltd, serta 70 ribu unit dari Tata Motors yang mencakup 35 ribu unit pikap 4×4 dan 35 ribu unit truk roda enam. Total nilai impornya mencapai Rp24,66 triliun.

Dari informasi yang beredar, salah satu alasan Agrinas mengimpor mobil buatan India, lantaran industri di Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan untuk mobil pikap dengan penggerak 4×4. Namun langkah impor truk dan pikap dari India ini menuai sorotan luas.

Pasalnya pengadaan 105 ribu unit pikap dan truk oleh BUMN Pangan tersebut, dianggap bisa berdampak kurang baik pada industri kendaraan di dalam negeri. Hal itu karena ada pabrikan yang sudah investasi di Indonesia yang mempekerjakan ribuan orang. (*)

Berita Lain

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. (Foto: Ist./ cnnindonesia.com).

Boss Agrinas Shock Harga Pikap RI Rp528 Juta: Petani Tak Mampu Beli

26 Februari 2026
Mobil pickup Mahindra Scorpio dan Tata Yodha. (Foto: Ist./Dok. Mahindra dan Tata).

Pengadaan 105.000 Kendaraan Niaga dari India, Karena Lebih Murah 50%

24 Februari 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS