JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) , Provinsi Banten pada Senin, 6 April 2026 siang, mengakibatkan atap Terminal 3 dilaporkan tiba-tiba jebol. Kejadian tersebut memicu kepanikan di tengah padatnya para calon penumpang.
Insiden mengejutkan ini terjadi di area Boarding Lounge Gate 7. Dalam hitungan detik, air hujan mengucur deras dari plafon, membasahi lantai dan membuat suasana yang semula tenang berubah kacau. Para penumpang yang tengah menunggu jadwal penerbangan langsung berhamburan menjauh demi menghindari guyuran air.
Salah seorang penumpang yang hendak terbang ke Singapura mengaku peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIB, tepat saat proses boarding belum dimulai. Ia menyebut kondisi saat itu cukup ramai. “Tiba-tiba air jatuh deras dari atas, semua langsung panik dan lari,” ujarnya dilansir Radarjakarta.id.
Video detik-detik kejadian pun langsung viral di media sosial, memperlihatkan air mengguyur deras dari langit-langit terminal. Suasana berubah riuh, sementara sebagian penumpang terlihat berusaha menyelamatkan barang bawaan mereka dari genangan.
Satu Titik
Pihak pengelola bandara melalui perwakilan komunikasi menyebut gangguan tersebut hanya terjadi di satu titik dan berlangsung singkat, sekitar lima menit. Petugas langsung bergerak cepat melakukan penanganan, mulai dari pembersihan hingga pembatasan area terdampak, agar situasi kembali terkendali.
Meski tidak menimbulkan korban, insiden ini sempat mengganggu aktivitas di terminal dan memicu kekhawatiran soal kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem.
Hingga kini, penyebab pasti jebolnya atap masih dalam penelusuran, meski hujan deras diduga menjadi pemicu utama.
Peristiwa tersebut kini jadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan, menambah daftar kejadian tak terduga di salah satu bandara tersibuk di Indonesia. (*)



